Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna sediakan lahan untuk pengembangan kelapa dari Kementan

Rabu, 3 Desember 2025 12:03 WIB
Image Print
Bupati Natuna Cen Sui Lan saat berdiskusi dengan petani di Bunguran Tengah, pada Selasa (2/12/2025) di Bunguran Tengah, Natuna, Kepri. ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna Provinsi Kepulauan Riau menyediakan lahan untuk mendukung program pengembangan kelapa dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) yang direncanakan berlangsung pada 2026.

Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Selasa, mengatakan Kementan RI akan meluncurkan program pengembangan kelapa pada 2026.

Untuk menyambut program tersebut, Pemkab Natuna melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan pendataan lahan masyarakat yang berpotensi ditanami kelapa.

Program ini tidak hanya menyediakan bibit kelapa, tetapi juga dilengkapi anggaran pembukaan lahan agar petani dapat langsung melakukan penanaman begitu bantuan diberikan.

Baca juga: Polres Karimun tangkap komplotan pencuri sepeda motor

“Kita sudah melakukan pendataan awal terhadap lahan-lahan yang bisa ditanami kelapa,” ucap dia,

Ia menjelaskan Natuna berpotensi menjadi lokasi pengembangan perkebunan kelapa karena di semua wilayah kelapa dapat tumbuh subur.

Kementan RI menargetkan pengembangan komoditas kelapa secara berkelanjutan hingga mampu dipasarkan ke perusahaan atau industri pengolahan. Tujuan program adalah memberikan nilai tambah dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kalau nanti bapak-bapak dapat bantuan, harus konsisten merawatnya agar kuota yang diminta perusahaan bisa terpenuhi,” kata Bupati Cen saat berdialog dengan petani Bunguran Tengah pada kegiatan penyerahan bantuan traktor.

Sementara itu, Kepala DKPP Natuna Wan Syazali mengatakan penyiapan lahan dilakukan berdasarkan permintaan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, yang diminta Kementan RI untuk mengalokasikan lahan potensial di tiap daerah.

Baca juga: Polda Kepri dan Satpol PP sinergi tertibkan penjual tuak di Batam

“Untuk Natuna, Pemprov Kepri meminta menyiapkan lahan seluas 2.500 hektare,” katanya.

Ia menegaskan pendataan dilakukan sebagai langkah awal agar ketika program direalisasikan pada 2026, Pemkab Natuna tidak kesulitan menyiapkan syarat.

Jenis kelapa yang direncanakan adalah kelapa dalam, yang dapat mulai berbuah setelah lima tahun dengan perawatan optimal.

“Kuota yang diminta sudah kita penuhi. Kita tinggal menunggu realisasi program dari Kementan RI,” ujar dia.

Baca juga:
Jumlah ODHA di Kepri capai 10.061 kasus

Bea Cukai Batam gagalkan penyelundupan 1,79 Kg sabu modus seret seorang WNA Malaysia



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026