
Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Batam

Batam (Antara Kepri) - Angin puting beliung merusak sekitar 33 rumah dan satu tempat ibadah di kawasan Perumahan Gardan Raya dan Nadim Raya Batam Centre, Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin sore.
Warga mengatakan angin yang bertiup kencang dan datang tiba-tiba mengakibatkan atap-atap rumah yang rata-rata terbuat dari asbes beterbangan hingga sejauh puluhan meter.
"Saat itu cuaca mendung dan gelap. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan datanglah angin puting beliung yang memporak-porandakan kawasan ini," kata warga setempat Juank.
Juank mengatakan, ada ratusan rumah pada dua komplek yang terletak tidak jauh dari Bandara Internasional Hang Nadim tersebut. Namun hanya sebagian yang rusak akibat kejadian tersebut.
"Kawasan yang diterjang puting beliung merupakan kawasan padat. Selain dekat dengan bandara, juga dekat dengan pusat perbelanjaan terpadu," kata dia.
Warga lain, Rusdi mengatakan, meskipun puluhan rumah mengalami kerusakan namun tidak ada korban jiwa dari kejadian yang sempat membuat warga setempat panik dan berhamburan keluar tersebut.
"Tidak ada korban jiwa. Hanya beberaoa orang masih syok melihat atap rumah mereka diterbangkan angin," kata dia.
Hingga sekitar pukul 17.30 WIB, ratusan warga setempat masih bergotong-royong membersihkan rumah mereka yang diterjang puting beliung.
Lurah Belian Khairuddin mengatakan di Perumahan Gardan Raya ada 13 rumah mengalami rusak ringan, tiga rusak sedang dan satu 1 rumah rusak berat. Sementara di Perumahan Nadim Raya ada 14 rumah mengalami rusak ringan, 2 rumah rusak sedang dan satu masjid rusak berat.
"Data ini akan kami sampaikan ke Wali Kota dan Dinas Sosial untuk ditindaklanjuti. Kami masih menunggu arahan selanjutnya," kata dia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Hang Nadim Batam dalam situs resminya memperingatkan pada warga Batam dan sekitarnya untuk mewaspadai angin kencang dan gelombang tinggi di sekitar perairan Provinsi Kepri.
BMKG juga mengimbau masyarakat waspada jika terjadi awan hitam pekat secara tiba-tiba yang mengakibatkan hujan deras, petir, angin kencang, dan berkemungkinan angin puting beliung. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
