
Kepri Terus Berupaya Kurangi Kemiskinan

Tanjungpinang (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya mengurangi angka kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran.
Upaya pemerintah itu juga terlihat pada Musyawarah Rencana Pembangunan Kepulauan Riau (Musrenbang Kepri) di Tanjungpinang, Kamis, dengan tema "Memanfaatkan Perekonomian Daerah dan Memperluas Kesempatan Kerja Guna Mengentaskan Kemiskinan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat".
"Kami akui program pengentasan kemiskinan yang dilaksanakan sekarang belum membuahkan hasil maksimal. Tetapi faktanya, angka kemiskinan di Kepri turun dari 18 persen menjadi 12 persen," kata Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) HM Sani saat membuka Musrenbang Kepri.
Gubernur mengatakan, tingkat kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik sejak 2010. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Kepri sekarang mencapai 8,21 persen.
Ia menargetkan angka kemiskinan setiap tahun terus menurun. Program pengentasan kemiskinan yang bersumber dari APBN, APBD Kepri dan APBD kabupaten/kota diyakini mampu mendorong masyarakat miskin menjadi sejahtera.
"Ada banyak program pengentasan kemiskinan. Kami yakin jika dilaksanakan tepat sasaran mampu mensejahterakan masyarakat," ungkapnya.
Sani memberikan apresiasi dan ucapan kepada pihak-pihak yang telah memberi kritik terhadap program pengentasan kemiskinan yang sudah berjalan. Kritikan itu dibutuhkan untuk memperbaiki program tersebut agar dapat langsung mencapai target.
"Kami butuh masukan yang konstruktif dari berbagai pihak untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan," ujarnya.
Tingkat kesejahteraan masyarakat juga berhubungan dengan tingkat pengangguran. Tingkat pengangguran di Kepri semakin menurun, meski belum sepenuhnya mencapai target.
"Untuk mengatasi pengangguran, maka iunvestasi dibidang perekonomian harus meningkat. Tahun ini investasi asing di Kepri diyakini meningkat, karena ada investor yang tertarik mengembangkan Pulau Janda Berhias," ujarnya.
Pemerintah Kepri pada tahun ini juga menggelontorkan dana hibah untuk pelaksanaan program pengentasan kemiskinan di kabupaten/kota. Tahun ini Kabupaten Bintan mendapat bantuan sebesar RpRp22,8 miliar, Karimun Rp24,9 miliar, Natuna Rp21 miliar, Anambas Rp22,2 miliar, Tanjungpinang Rp14 miliar, Lingga 22,5 mliar dan Batam 37 miliar. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
