Logo Header Antaranews Kepri

Pelabuhan Domestik Batam Dinilai Tidak Layak

Jumat, 12 April 2013 17:49 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Pelabuhan Domestik Sekupang Kota Batam yang menjadi jalur utama penghubung denngan berbagai wilayah Provinsi Kepulauan Riau, Riau dan Jambi banyak dikeluhkan warga karena kondisinya dinilai sudah tidak layak lagi.

"Kondisinya jauh berbeda dengan pelabuhan internasional yang bersebelahan. Seharusnya pelabuhan domestik juga dibangun layaknya pelabuhan internasional karena juga merupakan salah satu pintu masuk ke Batam," kata warga Batam, Nurhamdi di Batam, Jumat.

Bangunan Pelabuhan Domestik Sekupang, kata dia, sudah mengalami kerusakan pada beberapa bagian. Ruang tunggu keberangkatan pelabuhan tersebut juga sempit dan tidak menggunakan pendingin udara.

Sementara toilet yang ada kondisinya juga kotor dan membuat penumpang merasa tidak nyaman. Bangunannya lebih menyerupai gudang. Saat air pasang pelabuhan juga sering kebanjiran, kondisi tersebut sangat membuat tidak nyaman, katanya.

Badan Pengusaan (BP) Batam selaku pemilik dan pengelola pelabuhan menyatakan pada 2013 akan dilakukan beberapa perbaikan pada pelabuhan domestik yang ada di Batam.

"Tahun ini beberapa bagian dari Pelabuhan Domestik Sekupang dan Telagapunggur akan diperbaiki. Namun untuk perbaikan secara menyeluruh belum dianggarkan," kata Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam, Ilham Eka Hartawan.

Ia mengatakan perbaikan mencakup penggantian beberapa bagian dalam pelabuhan yang sudah rusak dan tidak berfungsi serta penataan pada area parkir dua pelabuhan yang dinilai sudah sangat semrawut dan menganggu kenyamanan pengguna.

"Jalan menuju Pelabuhan Domestik dan Beton sekupang yang berdekatan juga akan dilakukan perbaikan dengan anggaran sekitar Rp400 juta," katanya.

Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengatakan di Batam, Rabu, pelabuhan domestik yang melayani pelayaran antarkabupaten di Kepri harus segera dibenahi agar tidak terlalu timpang dengan pelabuhan internasional.

"BP Batam agar membenahi pelabuhan domestik," kata gubernur dan berharap BP tidak hanya konsentrasi pada pelabuhan internasional.

Gubernur meminta BP Batam selaku operator sekaligus regulator membenahi pelabuhan domestik Sekupang dan Punggur dengan fasilitas yang nyaman untuk warga.

Menurut gubernur, fasilitas antara pelabuhan internasional dengan domestik tampak sangat timpang. Contohnya di Sekupang, pelabuhan internasional dan domestik berdampingan dari fisik bangunan Pelabuhan Internasional Sekupang tampak baru direnovasi, sedang pelabuhan domestik terlihat tua. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026