
Kepri Butuh 100 Guru Sekolah Pesisir

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau membutuhkan sekitar 100 guru untuk ditempatkan di sekolah-sekolah pesisir di provinsi termuda itu.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau Yatim Mustafa mengatakan, Rabu, pihaknya sudah mengajukan tambahan guru pesisir ke pemerintah pusat dan masih menunggu jawaban.
"Kami sudah ajukan tambahan guru untuk pesisir ke Pemerintah Pusat, masih menunggu jawaban," kata Yatim kepada wartawan.
Sebelumnya, pada 2012, Pemerintah Kepri juga mengajukan penambahan guru dan sudah disetujui penempatan 120 orang di Kabupaten Anambas.
Menurut Yatim, seluruh guru berasal dari Aceh yang sudah mendapatkan pelatihan khusus.
"Inginnya dapat penambahan seperti itu lagi," kata dia.
Jika dipenuhi, kata dia, maka para guru akan ditempatkan di sekolah-sekolah pesisir yang terdapat di Kabupaten Lingga dan pedalaman Kabupaten Karimun.
Namun, jika tidak terpenuhi, maka pemerintah akan memaksimalkan kerja 600 orang guru Pegawai Tidak Tetap yang saat ini sudah ada.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan kualitas pendidikan di pesisir tertinggal dibanding pulau utama karena kekurangan guru.
"Di SMP Pulau Karas sajalah, hanya ada empat guru, padahal harusnya ada 12 orang guru," kata dia.
SMP Pulau Karas hanya satu dari belasan sekolah di pesisir.
Akibat kekurangan tenaga pendidik, kata dia, Dinas Pendidikan mempekerjakan guru SD untuk SMP. Bahkan ada yang mengajar dua pelajaran sekaligus.
"Guru lain diperbantukan. Satu orang bisa ajar dua bidang studi," kata dia.
Menurut Muslim, sulit mencari guru yang mau ditempatkan di pesisir.
"Kalau dari kota dipindahkan ke pulau, kasihan. Keluarga mereka di Batam (pulau utama-red)," kata Muslim.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
