
Pemkot Batam Minta Pengembang Sisihkan Lahan Drainase

Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Kota Batam meminta semua pengembang menyedikan lahan pembangunan drainase untuk menghindari banjir yang akhir-akhir sering melanda daerah itu.
"Pengembangan hanya menyediakan lahan. Kami yang membangun tidak masalah," kata Wakil Wali Kota Batam Rudi di Batam, Rabu.
Ia mengatakan, pemerintah kota akan membangun drainase induk untuk mengantisipasi banjir akibat pesatnya pembangunan.
"Nantinya pengembang hanya membangun parit kecil yang dihubungkan ke drainase itu. Tujuannya agar perumahan yang dibangun tidak kebanjiran," kata dia.
Rudi mengatakan, saat ini ada sekitar 27 titik banjir di Batam karena banyak pengembang yang tidak membangun drainase sesuai ketentuan.
"Intinya, kami tidak ingin terjadi banjir lagi. Makanya 'masterplan' drainase harus diubah sesuai kondisi saat ini. Ini butuh kerja sama dengan pengembang," kata Rudi.
Rudi mengatakan, pemerintah kota akan menata ulang drainase induk termasuk wilayah perkotaan untuk mengantisipasi banjir.
Pembangunan, kata dia, akan diutamakan pada wilayah yang tengah dan akan mulai dikembangkan.
"Untuk wilayah yang sudah menjadi kota mungkin sulit diubah. Namun untuk daerah yang akan dibangun, masih mungkin dibangun drainase besar," kata Rudi.
Banyaknya pembangunan dan pematangan lahan secara serampangan di Batam akhir-akhir ini banyak memunculkan titik banjir baru. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
