
Pemkab Natuna bersihkan lahan untuk bangun Sekolah Rakyat 32

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mulai melakukan pembersihan atau menyiapkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) 32 Natuna.
Wakil Bupati Natuna Jarmin di Natuna, Kamis, mengatakan lahan pembangunan Sekolah Rakyat 32 Natuna berlokasi di belakang Masjid Agung Baitul Izzah, Kabupaten Natuna.
Untuk kegiatan pembersihan lahan tersebut, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran Rp300 juta.
“Saat ini kami tengah melakukan pembersihan lahan sebagai tahap awal pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar dia.
Ia menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan sekolah berbasis asrama yang nantinya dilengkapi dengan sarana dan prasarana pembelajaran, tempat tinggal siswa dan perangkat lainnya, serta fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang proses belajar mengajar.
Dia mengatakan program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan mencetak generasi unggul dan berdaya saing di masa depan.
Ia menyebutkan peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Program ini sangat luar biasa. Anak-anak yang bersekolah di sana hidupnya teratur, mulai dari pola makan, waktu istirahat, hingga pembinaan keagamaan seperti mengaji dan shalat yang terjadwal. Ini menjadi kebanggaan bagi daerah,” kata Jarmin.
Baca juga: Karantina Kepri catat nilai perikanan domestik Natuna capai Rp144,43 M
Kepala Sekolah Rakyat 32 Natuna Bumi menjelaskan saat ini kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat masih memanfaatkan beberapa ruangan di Gedung Asrama Haji Natuna.
Beberapa ruangan tersebut, kata dia, telah dialihfungsikan menjadi ruang kelas, ruang kepala sekolah, majelis guru, serta ruang penunjang lainnya. Kegiatan olahraga dilakukan di luar ruangan dengan memanfaatkan sejumlah fasilitas olahraga di beberapa lokasi.
Saat ini, Sekolah Rakyat 32 Natuna memiliki total 89 siswa yang terdiri atas jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.
“Ke depan akan ada penambahan jumlah siswa, dan pada tahun ini juga akan dibuka penerimaan peserta didik baru,” ujar dia.
Baca juga: Realisasi luas tanam padi Natuna 2025 lampaui target
Baca juga: Pelni Tanjungpinang tunda pelayaran kapal ke Tambelan dan Natuna
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
