
Polda Kepri Siagakan 1.122 Personel "May Day"

Batam (Antara Kepri) - Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyiagakan 1.122 personil untuk pengamanan unjuk rasa peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) yang akan dilaksanakan Rabu 1 Mei 2013.
"Kami sudah melakukan persiapan dan rapat dengan jajaran petugas pengamanan lain. Akan ada 1.122 personil disiapkan untuk mengamankan unjukrasa di wilayah Kepri terutama Batam," kata Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono di Batam, Selasa.
Ia mengatakan, untuk di Batam pengamanan akan dilakukan oleh 450 Personil Polda Kepri, 180 anggota Polresta Batam Rempang Galang (Barelang) dibantu petugas Polisi Pamong Praja (POL PP) Kota Batam dan sejumlah anggota TNI.
Sementara di Tanjungpinang disiagakan 150 Personil, Polres Lingga 30 Personel, Polres Natuna 30 Personil, Polres Karimun 82 Personil.
"Sebagian besar petugas akan bersiaga di Batam, karena jumlah buruh yang akan berunjukrasa jauh lebih besar dibanding wilayah lain di Kepri," kata dia.
Hartono mengatakan, Kapolda Kepri Brigjen Pol Yotje Mende pada rapat koordinasi pengamanan, Senin (29/4) juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan aksi provokasi dan Isu yang tidak benar dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kami imbau masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan agar unjukrasa peringatan may day berlangsung tertib dan aman," kata Hartono.
Ia juga mengatakan, Kapolda Kepri mengimbau tokoh masyarakat, agama dan instansi terkait lainnya untuk dapat membantu memelihara Keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.
Koordinator Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Batam Suprapto, mengatakan sekitar 30.000 orang pekerja rencananya akan berunjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2013 dengan titik pertemuan di sekitar kantor Pemkot Batam.
Ia mengatakan tiga aliansi pekerja Batam, SPMI, Serikat Buruh Seluruh Indonesia dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bersatu dalam aksi May Day di Kantor Pemerintah Kota Batam.
"Ada lima tuntutan yang akan disampaikan dalam unjuk rasa May Day, yaitu menolak kenaikan harga BBM, memberlakukan jaminan kesehatan untuk seluruh warga Indonesia, menolak upah murah, menghapus outsorcing dan menolak RUU Ormas," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
