Logo Header Antaranews Kepri

Petani Bintan berhasil panen perdana padi gogo perkuat ketahanan pangan

Selasa, 27 Januari 2026 14:54 WIB
Image Print
Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Kelompok Tani Maju Jaya panen perdana padi gogo di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (26/1/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Bintan

Bintan, Kepri (ANTARA) - Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya berhasil panen perdana padi gogo untuk memperkuat ketahanan pangan lokal di Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Puluhan petani itu menyulap lahan kering bekas perkebunan sayur menjadi lumbung padi, seiring tingginya kebutuhan beras yang menjadi makanan pokok masyarakat secara umum.

"Kami dapat dukungan bibit dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan. Pagi gogo ini mulai ditanam sekitar Oktober 2025," kata Ketua Poktan Maju Jaya Manun saat dihubungi di Bintan, Selasa.

Ia mengatakan selama proses penanaman hingga perawatan dan proses panen, seluruh lahan dilaporkan bebas dari hama. Teknik penggemburan tanah dan pola pemupukan yang teratur, mengantarkan padi gogo tersebut sukses tumbuh dan siap dipanen.

Lebih lanjut ia mengatakan padi gogo adalah jenis padi yang masih satu marga dengan padi sri, namun perbedaannya hanya di media tanam saja, di mana padi sri Haris ditanam di lahan sawah tergenang air sedangkan padi gogo justru ditanam di lahan kering.

Baca juga: Polda Kepri gagalkan penyeludupan 70 ton daging beku asal Singapura

Jenis-jenis varietas padi gogo yang menjadi penopang produksi padi di lahan kering, di antaranya inpago dan agritan.

Manun mengatakan di atas lahan seluas satu hektare itu, panen padi gogo diperkirakan menghasilkan empat sampai lima ton gabah.

"Hasil panen tidak dijual secara keseluruhan, tapi terlebih dahulu dibagikan ke keluarga petani yang tergabung dalam Poktan Maju Jaya," ujar dia.

Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan mengapresiasi terobosan para petani yang dibuktikan dengan hasil nyata berupa panen perdana pagi gogo.

Roby mengatakan upaya yang dilakukan petani di sana menjadi wujud nyata dari semangat swasembada pangan, khususnya pemenuhan kebutuhan pangan daerah, sekaligus membuktikan Bintan punya potensi di sektor pertanian pokok.

Pemkab Bintan, lanjutnya, mendukung penuh peningkatan ketahanan pangan daerah melalui program-program bantuan peralatan, bibit hingga pupuk bagi petani lokal.

"Kami optimistis Bintan mampu berdikari terhadap kebutuhan pangan lokal secara menyeluruh," kata Roby.

Baca juga: BPBD Bintan Kepri tangani 69 kejadian karhutla selama Januari 2026

Baca juga: Polisi tangkap pencuri dompet WNA Singapura di Batam



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026