Logo Header Antaranews Kepri

105 ribu jiwa masih mengungsi akibat bencana di Sumatera

Selasa, 3 Februari 2026 10:11 WIB
Image Print
Sejumlah warga penyintas bencana melintas di depan tenda darurat pinggir jalan lintas Kabupaten Aceh Timur dan Gayo Lues di Desa Pepelah, Kecamatan Pining, Gayo Lues, Aceh, Sabtu (31/1/2026). Sebanyak 70 Kepala Keluarga (KK) yang menempati tenda darurat tersebut berharap kepada pemerintah segera membangun hunian sementara (huntara) agar bisa secepatnya pindah ke tempat tinggal yang lebih layak dan aman. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz.

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 105.842 jiwa masih mengungsi akibat bencana banjir disertai tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa ribuan orang warga tersebut mengungsi dalam pendampingan tim petugas gabungan ke beberapa lokasi pengungsian di masing-masing daerah, baik terpusat maupun pengungsian mandiri.

BNPB memastikan jumlah tersebut merupakan data terkini yang masuk, Senin (2/2), dan pendataan pengungsi akan diperbarui secara berkala guna menyesuaikan distribusi bantuan dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga: Gunung Semeru kembali erupsi setinggi 700 meter

Pendataan dilakukan secara intens oleh tim petugas gabungan karena pengelolaan pengungsian menjadi salah satu fokus utama BNPB dan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Setidaknya sampai dengan Senin (2/2) total korban meninggal dunia sebanyak 1.204 jiwa dan korban hilang 140 jiwa akibat bencana yang terjadi dua bulan lalu itu.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lebih dari 105 ribu warga masih mengungsi akibat bencana di Sumatera



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026