Logo Header Antaranews Kepri

AS incar pertumbuhan hingga 40% untuk produksi hasil minyak Venezuela

Jumat, 13 Februari 2026 15:47 WIB
Image Print
Ilustrasi - Eksplorasi minyak Venezuela. (ANTARA/Anadolu/py.)

Bogota (ANTARA) - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengincar pertumbuhan hingga 40 persen untuk produksi minyak Venezuela saat meninjau fasilitas minyak utama di Sabuk Orinoco pada Kamis (12/2).

Kunjungan Wright yang mencuri perhatian ke Venezuela terjadi setelah perubahan politik pada 3 Januari, ketika pasukan AS menangkap Presiden Nicolas Maduro dalam sebuah operasi militer di Caracas di tengah klaim pemerintahan Trump bahwa ia memimpin “pemerintahan korup dan tidak sah” yang terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba besar yang menyelundupkan kokain ke AS.

Hal itu mendorong pemerintah AS untuk secara signifikan melonggarkan sanksi yang telah lama diberlakukan dan membongkar embargo minyak untuk merevitalisasi sektor energi Venezuela.

“Kami memperkirakan akan melihat pertumbuhan 30-40 persen dalam produksi minyak Venezuela tahun ini,” katanya kepada wartawan saat mengunjungi Petroindependencia, usaha patungan antara perusahaan minyak milik negara Venezuela PDVSA dan raksasa energi asal AS Chevron.

Para ahli yang mendampingi delegasi memastikan bahwa meskipun Petroindependencia saat ini memproduksi sekitar 40.000 barel per hari, infrastruktur yang ada memiliki potensi yang belum dimanfaatkan untuk mencapai 300.000 barel per hari dengan investasi segera dan perbaikan teknis.

Setelah pertemuan di Caracas dengan Rodriguez dan Kuasa Usaha AS Laura Dogu, Wright menggambarkan dekade sanksi sebelumnya sebagai “karantina” yang akhirnya dicabut untuk menstabilkan pasar global.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS incar pertumbuhan hingga 40 persen produksi minyak Venezuela



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026