
Mudahkan warga, Disdukcapil Batam gandeng 5 RS untuk urus akta lahir, KK dan KIA

Batam (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam Kepulauan Riau menjalin kerja sama dengan lima fasilitas kesehatan (faskes) untuk mempercepat proses penerbitan dokumen kependudukan bagi bayi baru lahir. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah warga dalam mendapatkan identitas anak secara langsung di tempat persalinan.
Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari inovasi layanan Simanis (Sistem Manajemen Si Kecil) 3 in 1. Melalui sistem daring ini, dokumen seperti Akta Kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Identitas Anak (KIA) dapat diurus secara terintegrasi dengan pihak rumah sakit.
“Melalui program 3 in 1 ini, ibu yang melahirkan di rumah sakit mitra akan langsung mendapatkan tiga dokumen sekaligus, yakni akta kelahiran, pembaruan Kartu Keluarga, serta Kartu Identitas Anak,” ujarnya usai penandatanganan kerja sama dengan RSIA Kasih Sayang Ibu Kota Batam, Senin.
Adisthy menjelaskan pengurusan dokumen kependudukan dilakukan melalui sistem Layanan Administrasi Kependudukan Secara Elektronik (LAKSE).
“Pihak rumah sakit akan memasukkan data orang tua dan bayi, lalu diverifikasi dan diproses oleh Disdukcapil Batam. Jika sudah sesuai dokumen bisa langsung kami serahkan ke rumah sakit untuk diberikan kepada orang tua,” katanya.
Baca juga: Kian istimewa, Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Bintan di Kelong turut dihadiri Gubernur Kepri
Ia mengatakan penyerahan dokumen dapat dilakukan secepatnya, dan diberikan oleh pihak rumah sakit kepada orang tua pada hari yang sama.
“Semua pelayanan administrasi kependudukan gratis. Tidak ada pungutan biaya. Ini komitmen kami untuk memudahkan masyarakat,” katanya menegaskan.
Disdukcapil Batam mendorong orang tua untuk segera mengurus identitas anak sejak dini sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan negara terhadap status hukum anak.
“Yang penting anak ini begitu lahir sudah memiliki identitas dan diakui negara. Datanya terlindungi dan orang tua tidak perlu repot lagi mengurus secara terpisah, apalagi dengan keterbatasan waktu kerja,” katanya.
Saat ini, Disdukcapil Batam telah bekerja sama dengan RSUD Embung Fatimah, Klinik Zada, Puskesmas Sekupang, RS Frisdhy Angel, dan RSIA Kasih Sayang Ibu.
Ia juga mengatakan kerja sama juga akan diperluas dengan RSBP Batam setelah Lebaran mendatang.
Direktur RSIA Kasih Sayang Ibu dr Anita menyambut baik kolaborasi tersebut.
“Kami melihat ini sebagai nilai plus untuk rumah sakit kami. Angka kelahiran di sini bisa hampir 100 per bulan. Mudah-mudahan dengan kerja sama ini bisa mempermudah pasien dalam mengurus dokumen,” ujarnya.
Baca juga:
Pertamina Sumbagut perkuat layanan konsumen SPBU selama Ramadhan
Pemkab Natuna proses sertifikasi lahan pembangunan gudang Bulog
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
