Logo Header Antaranews Kepri

Tips pilih takjil Ramadhan yang aman dan sehat dari Dinkes Tanjungpinang

Selasa, 24 Februari 2026 13:46 WIB
Image Print
Ilustrasi: Pedagang melayani pembeli makanan di pasar takjil Jalan Karang Menjangan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/2/2026). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/bar

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau memberikan panduan bagi masyarakat dalam memilih menu takjil berbuka puasa yang aman dan sehat selama Ramadhan 1447 Hijriah. Langkah ini penting guna menjaga kebugaran tubuh dan menghindari risiko penyakit.

Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam, menekankan bahwa ketelitian dalam memilih hidangan berbuka sangat krusial agar terhindar dari gangguan kesehatan yang tidak diinginkan.

"Penting bagi kita memilih takjil yang aman dan sehat agar terhindar dari gangguan pencernaan hingga penyakit kronis lainnya akibat konsumsi gula atau lemak berlebih," ujar Rustam di Tanjungpinang, Selasa (24/2/2026).

Rustam menyampaikan beberapa tips dimaksud antara lain memilih lokasi dagangan takjil yang bersih, misalnya jauh dan bebas dari area sampah.

Baca juga: SPPG Kepri pastikan dapur MBG layani siswa dengan menu khusus selama bulan Ramadhan

Kemudian pedagang takjil menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan alat bantu, seperti sarung tangan, penjepit makanan/kue, serta tidak bersin dan meludah sembarangan.

"Penyimpanan makanan harus disesuaikan dengan suhu, panas atau dingin," ujarnya.

Berikutnya, kata Rustam, kemasan makanan sebaiknya menggunakan kemasan pangan khusus, seperti kertas minyak. Tidak disarankan memakai koran dan plastik hitam.

Selanjutnya makanan atau kue yang dijual harus ditutup guna mencegah lalat hinggap, karena lalat berpotensi membawa bakteri berbahaya dari tempat kotor ke makanan manusia.

Lebih lanjut Rustam menyampaikan di Tanjungpinang ada sekitar 18 titik lokasi penjualan takjil pada Ramadhan tahun ini. Rata-rata, kata dia, dalam bentuk bazar dengan menjual aneka makanan/kue tradisional sampai moderen.

Baca juga: Jadwal buka puasa Batam dan wilayah Kepri hari ini, 23 Februari 2026

Untuk memastikan takjil berbuka puasa aman dikonsumsi masyarakat, Dinkes bersama puskesmas, Loka POM, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) setempat turun langsung memeriksa menu takjil yang dijajakan, baik di pinggir-pinggir jalan maupun pemukiman penduduk.

Makanan yang diduga berisiko terkontaminasi pewarna atau pengawet, kata dia, bakal dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami baru saja memeriksa dagangan takjil di Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF). Hasilnya, dari 14 sampel yang diperiksa semuanya memenuhi syarat kesehatan," ujar Rustam.

Dia menambahkan pemeriksaan sampel takjil terus berlanjut dan ditargetkan menyasar 18 titik penjualan takjil selama Ramadhan ini.

Bukan hanya memeriksa takjil, kata dia, petugas turut memberikan edukasi pentingnya menjaga sanitasi dan higienis makanan untuk mencegah keracunan makanan, penularan penyakit, serta menjamin keamanan serta kualitas nutrisi makanan yang dikonsumsi.

"Kalau ada kekurangan, kita beri edukasi dan teguran kepada pedagang takjil," ucap Rustam.

Baca juga:
Pemprov Kepri operasikan dermaga apung Rp2,7 M di Lingga

SPPG Kepri pastikan dapur MBG layani siswa dengan menu khusus selama bulan Ramadhan



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Tips memilih takjil aman dan sehat saat Ramadhan



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026