Logo Header Antaranews Kepri

Pesawat jet Pakistan ditembak jatuh di Afghanistan

Sabtu, 28 Februari 2026 15:09 WIB
Image Print
Arsip foto - Enam jet tempur JF-17 Thunder milik Angkatan Udara Pakistan mengawal pesawat Kepresidenan Presiden Prabowo Subianto saat memasuki wilayah udara Pakistan menuju Islamabad, Senin (8/12/2025). ANTARA/HO-Youtube Sekretariat Presiden/aa.

Moskow (ANTARA) - Sebuah pesawat jet Pakistan ditembak jatuh di Provinsi Nangarhar, Afghanistan, dan pilotnya ditawan, menurut laporan portal berita Ariana, mengutip juru bicara komando militer Korps Angkatan Darat Khalid ibn Walid ke-201.

Juru bicara pasukan keamanan Nangarhar mengatakan bahwa sebuah jet militer Pakistan ditembak jatuh oleh pasukan Afghanistan di distrik kota keenam Jalalabad, ibu kota provinsi, menurut laporan portal berita tersebut.

Kepolisian Nangarhar menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut.

Sebelumnya pada Jumat (27/2), Pemerintah Afghanistan menyatakan ingin menyelesaikan masalah dengan Pakistan melalui “dialog dan perdamaian,” di tengah bentrokan perbatasan terbaru antara kedua negara Asia selatan itu.

"Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan tetap ingin masalah ini diselesaikan melalui dialog," kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, dalam konferensi pers di kota Kandahar.

Sumber: Sputnik-OANA

Baca selanjutnya,
57 persen warga AS dukung Palestina merdeka...

Jajak pendapat publik yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa 57 persen warga Amerika mendukung negara Palestina merdeka, hampir sama dengan voting Gallup yang diadakan pada 2003.

Menurut polling terbaru Gallup, yakni panel penelitian berbasis probabilitas terbesar di AS, telah terjadi perubahan yang signifikan dalam sikap warga Amerika terhadap Israel dan Palestina dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Polling itu menunjukkan bahwa 65 persen partisipan Partai Demokrat mengatakan simpati mereka lebih condong ke Palestina, sementara 17 persen lainnya lebih bersimpati ke Israel.

Survei itu juga memperlihatkan bahwa 70 persen partisipan Partai Republikan lebih bersimpati kepada Israel, dibandingkan dengan 13 persen yang lebih bersimpati ke Palestina.

Meskipun jumlah selisihnya masih cukup besar, tetapi simpati dari kalangan Partai Republik untuk Israel turun 10 poin sejak 2024 ke level terendah sejak 2004.

Jajak pendapat ini menunjukkan bahwa 41 persen pemilih independen bersimpati kepada Palestina, dibandingkan dengan 30 persen yang bersimpati kepada Israel. Sementara, pada tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 42 persen suara mendukung Israel dan 34 persen mendukung Palestina.

Sumber: WAFA

 

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pesawat jet Pakistan ditembak jatuh di Afghanistan, pilot ditangkap

Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026