Logo Header Antaranews Kepri

Disdamkarmat Natuna berhasil padamkan karhutla seluas 5 hektare

Rabu, 11 Maret 2026 13:58 WIB
Image Print
Lahan terbakar di Kecamatan Bunguran Timur pada Selasa (10/3/2026) malam. ANTARA/HO-Pemkab Natuna

Natuna (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), memadamkan kebakaran hutan dan lahan lahan (karhutla) yang telah menghanguskan lahan seluas lima hektare.

Kepala Disdamkarkat Natuna Syawal dikonfirmasi dari Natuna, Rabu, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (10/3) malam di Kecamatan Bunguran Timur.

Selain itu, lanjut dia, peristiwa serupa juga terjadi di Kecamatan Bunguran Tengah. Namun hutan dan lahan yang terdampak lebih kecil sekitar satu hektare.

"Untuk di Bunguran Timur informasi kita terima sekitar pukul 18.35 WIB, sedangkan Bunguran Tengah 23.35 WIB," ucap dia.

Setelah menerima laporan tersebut, lanjut dia, petugas pemadam kebakaran langsung mempersiapkan personel dan peralatan untuk melakukan operasi pemadaman di lokasi kejadian.

Baca juga: Pemkab Natuna gandeng forum kebangsaan untuk tumbuhkan persatuan masyarakat

Dalam operasi kebakaran di Bunguran Timur Disdamkarmat Natuna mengerahkan Regu Delta, kemudian Regu Charlie untuk di Bunguran Tengah, sementara armada yang dikerahkan sama yakni satu unit mobil pemadam kebakaran berpelat BP 9000 N.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman api agar tidak meluas ke area hutan dan lahan lainnya. Proses pemadaman di kedua titik berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Hingga saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Namun kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan vegetasi yang cukup luas di area terdampak.

Selain merusak lingkungan sekitar, kata dia, kebakaran juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Asap dan sisa pembakaran dapat mempengaruhi kualitas udara di wilayah sekitar serta berdampak pada ekosistem yang ada.

“Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui, namun dampaknya khususnya di Kecamatan Bunguran Timur cukup luas dan dapat mempengaruhi kualitas udara di sekitar lokasi kejadian,” kata Syawal.


Baca juga: Polda Kepri antisipasi penimbunan sembako jelang Idul Fitri 1447 H



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026