Logo Header Antaranews Kepri

RDPU DPRD Batam bahas kecelakaan tugboat di PT ASL, perusahaan diminta perkuat standar K3

Kamis, 12 Maret 2026 13:20 WIB
Image Print
DPRD Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk membahas insiden tenggelamnya kapal tugboat di perairan galangan kapal PT ASL Tanjung Uncang (ANTARA/Jessica)

Batam (ANTARA) - DPRD Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) untuk membahas insiden tenggelamnya kapal tugboat di perairan galangan kapal PT ASL Tanjung Uncang.

Dalam rapat tersebut, DPRD menekankan pentingnya peningkatan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kawasan industri galangan kapal.

Wakil Ketua I DPRD Batam Aweng Kurniawan di Batam, Kamis mengatakan kecelakaan kerja di kawasan tersebut perlu menjadi perhatian serius seluruh pihak, khususnya terkait kelayakan kapal serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

“Kami ingin memastikan apakah kapal itu memiliki surat izin berlayar dan apakah kapal tersebut layak operasi. Apakah sudah berkoordinasi dengan KSOP,” kata Aweng.

Ia menilai sejumlah insiden yang pernah terjadi di kawasan galangan kapal menjadi indikator perlunya evaluasi menyeluruh terhadap penerapan sistem keselamatan kerja.

Menurut dia, apabila kecelakaan dipicu oleh faktor cuaca, potensi risiko tersebut seharusnya dapat diprediksi lebih awal sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan.

“Kalau memang faktor cuaca, itu seharusnya bisa diprediksi untuk mencegah kejadian serupa,” ujarnya.

DPRD Batam juga memberikan rekomendasi agar perusahaan meningkatkan standar keselamatan kerja guna mencegah terulangnya kecelakaan di masa mendatang.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang pada Jumat (6/3).

Dari lima orang kru yang berada di kapal, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.



Pewarta :
Editor: Jessica Allifia Jaya Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026