
Wagub Kepri imbau warga tak belanja berlebihan, stok bahan pangan aman

Tanjungpinang, Kepri (ANTARA) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mengimbau masyarakat tidak berbelanja kebutuhan pokok secara berlebihan (panic buying), karena stok bahan pangan masih aman menjelang Idul Fitri 2026.
Nyanyang menyebut dari hasil pemantauan di Gudang Bulog Tanjungpinang, Kepri, stok cadangan beras pemerintah (CBP) tersedia 2.100 ton dan dipastikan cukup sampai tiga bulan ke depan.
"Panic buying (belanja berlebihan) justru dapat mengganggu rantai pasok makanan. Tak usah khawatir, stok pangan kita masih bertahan sampai Juni 2026," kata Wagub di Tanjungpinang, Kepri, Sabtu.
Sementara, terkait stok minyak goreng yang mulai menipis, Wagub menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan PT Sinergi Oil Nusantara guna menjamin kelancaran suplai minyak ke seluruh kabupaten/kota di Kepri.
Selain itu, Nyanyang juga menjamin kebutuhan pangan masyarakat di pulau-pulau tetap terpenuhi selama musim mudik Idul Fitri.
Baca juga: OJK Kepri beri edukasi waspada pinjol ilegal ke pekerja di kawasan industri Batam
Wagub telah menginstruksikan agar pengiriman bahan pokok ke pulau-pulau tetap diprioritaskan bersamaan dengan keberangkatan armada mudik.
"Ini didukung dengan konektivitas antarpulau dan antarprovinsi yang dilayani oleh Pelindo, BP Kawasan, dan ASDP sudah berjalan dengan standar SOP yang sangat baik tanpa ada kendala," ujarnya.
Nyanyang menambahkan Pemerintah Provinsi Kepri turut hadir membantu masyarakat menyambut Lebaran melalui gerakan pangan murah (GPM) yang menjual aneka komoditi pangan dengan harga terjangkau atau di bawah harga pasaran.
Ia menugaskan Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, dan Diskop UMKM Kepri memperbanyak penyaluran program subsidi daging segar agar kebutuhan konsumsi masyarakat dapat terserap dan terpenuhi secara merata.
Pemprov Kepri bersama satgas pangan secara berkala mengawasi perkembangan harga dan pasokan bahan pokok di pasaran supaya tetap stabil jelang Idul Fitri.
"Pemerintah hadir menjamin ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman," sebut Nyanyang.
Baca juga: Bandara Hang Nadim Batam tambah rute baru penerbangan internasional Batam-Kuala Lumpur
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
