Logo Header Antaranews Kepri

Jepang belum terima permintaan resmi terkait kirim Pasukan Bela Diri ke Timur Tengah

Selasa, 17 Maret 2026 15:36 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bendera nasional Jepang terlihat di depan sebuah gedung. (ANTARA/Anadolu/aa.)

Tokyo (ANTARA) - Jepang belum menerima permintaan resmi untuk mengerahkan Pasukan Bela Diri ke Timur Tengah dalam misi keamanan maritim, kata Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi, Selasa (17/3).

"Saat ini belum ada permintaan resmi untuk pengerahan Pasukan Bela Diri. Belum ada keputusan yang diambil," kata Koizumi kepada komite anggaran majelis tinggi.

Ia menegaskan bahwa upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan tetap menjadi prioritas.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan pemerintah sedang meninjau opsi hukum, tetapi belum membuat keputusan terkait pengerahan pasukan.

"Kami secara aktif mengeksplorasi apa yang dapat dilakukan berdasarkan hukum yang berlaku," katanya, seraya menambahkan koordinasi dengan parlemen akan dilakukan jika perlu.

Pemerintah Jepang juga berdialog dengan AS dan Iran untuk mengurangi ketegangan di Timur Tengah, kata Takaichi.

Pernyataan itu disampaikannya setelah Presiden AS Donald Trump pada 14 Maret meminta China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara lain mengirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk menjaga keamanan pelayaran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jepang belum terima permintaan resmi kirim pasukan ke Timur Tengah



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026