
Bandara Batam tambah kapasitas layanan pemeriksaan keamanan saat mudik lebaran 2026

Batam, Kepri (ANTARA) - Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, meningkatkan kapasitas layanan di area pemeriksaan keamanan (security checkpoint/SCP) guna mengantisipasi antrean panjang penumpang selama periode mudik Lebaran 2026.
Direktur Operasional PT Bandara Internasional Batam (BIB) Anton Marthalius di Batam, Kepri, Rabu, mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui inovasi sederhana dengan memodifikasi meja pada mesin X-ray di area screening.
Ia menyampaikan perubahan ini terbukti mampu meningkatkan jumlah penumpang yang dapat dilayani dalam waktu yang sama.
"Dengan modifikasi meja, kapasitas pemeriksaan meningkat dari sekitar 225 penumpang per jam menjadi 275 penumpang per jam," ujar Anton.
Menurutnya, peningkatan kapasitas ini juga berdampak pada kelancaran arus penumpang di area keberangkatan.
"Jadi, meja yang kita buat taruh tas-tas kita itu kita perpanjang. Itu menambah jumlah throughput, yang tadinya sekitar 225 orang per jam, sekarang menjadi 275 orang per jam," ujar dia.
Tidak hanya fokus pada aspek teknis, bandara juga menghadirkan kebijakan layanan ramah bagi kelompok rentan, seperti lansia dan balita.
Baca juga: Pertamina tambah 3 kali lipat stok LPG subsidi Batam jelang Lebaran 2026
Penumpang balita dan lansia diperbolehkan keluar dari antrean dengan menunjukkan dokumen identitas, kemudian diarahkan ke area tunggu yang telah disediakan.
"Untuk balita tidak perlu antre ikut bapaknya yang mungkin 20 menit, 15 menit. Tapi dia bisa keluar antrean, kita sediakan tempat duduk. Dan tadi sudah berjalan, besok atau nanti siang, nanti sore, dan seterusnya, insya Allah terus berjalan. Jadi, kami ramah lansia dan ramah balita," ujar Anton.
Manajemen berharap peningkatan layanan di area pemeriksaan keamanan ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih lancar bagi para pemudik yang menggunakan transportasi udara melalui Batam.
Sementara itu, BIB mencatat jumlah penumpang sejak 13-17 Maret 2026 telah mencapai 73.787 orang.
Angka tersebut meningkat 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berada di kisaran 65 ribu penumpang.
"Alhamdulillah, kita sudah memasuki hari ke-5 dan ke-6, trafik saat ini mencapai 73 ribu lebih, meningkat dibanding tahun lalu," ujar Anton.
Ia menjelaskan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret dengan jumlah penumpang mencapai 18.329 orang.
Baca juga: BP Batam: Pemudik datang via pelabuhan domestik meningkat 18 persen
"Sementara itu, arus balik diperkirakan memuncak pada 28 Maret dengan 18.897 penumpang," kata dia.
Untuk mengantisipasi lonjakan, Bandara Hang Nadim telah menerima pengajuan 278 penerbangan tambahan (extra flight) hingga akhir periode, dengan 86 penerbangan di antaranya telah direalisasikan.
Adapun destinasi favorit penumpang dari dan menuju Batam meliputi Cengkareng, Kualanamu, Pekanbaru, Palembang, Surabaya, dan Padang.
Baca juga: Puskesmas Batam buka 24 jam saat libur Lebaran 2026
Pewarta : Amandine Nadja
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
