Logo Header Antaranews Kepri

Tim SAR temukan nelayan yang hilang kontak di Karimun

Sabtu, 28 Maret 2026 07:50 WIB
Image Print
Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan Syamsir (52) yang dilaporkan hilang kontak di perairan Takong Hiu, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) dalam keadaan selamat, Jumat (27/3/2026). ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang

Tanjungpinang (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan Syamsir (52) yang dilaporkan hilang kontak di perairan Takong Hiu, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), dalam keadaan selamat.

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan korban ditemukan di perairan Karimun Anak, Jumat pukul 17.15 WIB, setelah petugas melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian kecelakaan.

"Korban sudah dievakuasi dan langsung diantarkan ke rumah pihak keluarga di Pulau Pongkar," kata Fazzli dalam keterangannya di Tanjungpinang, Jumat malam.

Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, kata Fazzli, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

Baca juga: BMKG: Angin kencang di Kepri hambat pertumbuhan awan hujan, cuaca Sabtu didominasi berawan

Fazzli mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam keberhasilan penyelamatan nelayan hilang kontak tersebut.

Ia juga menjelaskan peristiwa ini bermula pada Kamis (26/3) saat korban Syamsir berangkat melaut untuk menjaring ikan tenggiri sekitar pukul 16.00 WIB.

Pada malam harinya atau sekitar pukul 22.00 WIB, korban sempat menghubungi istrinya yang bernama Leni, melalui sambungan telepon dan mengabarkan bahwa mesin pompong yang digunakannya mengalami kerusakan akibat kehabisan oli.

Namun, hingga Jumat siang korban belum juga kembali ke rumah dan keberadaannya tidak dapat diketahui, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun pada pukul 13.50 WIB.

Merespons laporan itu, tim penyelamat dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun segera melakukan langkah koordinasi dan komunikasi.

Pada pukul 14.00 WIB, sebanyak enam personel tim penyelamat diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan Rescue Car Type II dan Rigid Inflatable Boat (RIB) guna mencari keberadaan korban hingga akhirnya berhasil ditemukan selamat.

Baca juga:
Bandara Batam: Puncak arus balik Sabtu dengan 18 ribu penumpang

Rutan Batam melibatkan warga binaan jadi pekerja dapur MBG



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026