
Pemkot Tanjungpinang siapkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kemarau

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan layanan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan imbas musim kemarau yang masih berlangsung sejak awal tahun 2026.
"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih, silakan menghubungi Call Center di nomor 0821-7325-5567," kata Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Sabtu.
Lis memastikan komitmen pemkot hadir di tengah-tengah masyarakat dalam membantu pemenuhan kebutuhan air bersih selama musim kemarau, khususnya warga menengah ke bawah supaya tetap mendapatkan akses air bersih.
Selain untuk masyarakat, kata dia, pemkot juga melayani pemenuhan kebutuhan air bersih untuk rumah ibadah serta fasilitas umum yang terdampak kekeringan.
"Pemkot melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan air bersih secara berkelanjutan sejak beberapa bulan terakhir," ujar Lis.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang Muhammad Yamin menyampaikan sepanjang Januari hingga Februari 2026 telah didistribusikan 611,9 ton air bersih melalui 114 kali pengiriman ke hampir 18 kelurahan di wilayah setempat.
Penyaluran air bersih berlanjut sampai Maret 2026 yang mencapai 50 ton, dengan wilayah terbanyak berada di Kecamatan Tanjungpinang Timur yang menerima hampir 30 ton air bersih.
"Selama musim kemarau belum berakhir dan masyarakat masih membutuhkan, BPBD akan terus melaksanakan pendistribusian air bersih," jelas Yamin.
Baca juga: BMKG: Angin kencang di Kepri hambat pertumbuhan awan hujan, cuaca Sabtu didominasi berawan
Yamin menambahkan mekanisme pengajuan distribusi air dilakukan secara bertahap melalui laporan RT dan RW yang diteruskan ke kelurahan, kemudian diajukan ke BPBD.
Beberapa wilayah yang kerap mengalami kekurangan air antara lain Kelurahan Kampung Bugis, Senggarang, Batu Sembilan, Batu Delapan, Pinang Kencana, serta sejumlah kawasan permukiman lainnya.
Dalam operasionalnya, lanjut dia, BPBD mengerahkan satu unit truk tangki berkapasitas lima ton, kendaraan Hilux dua ton, serta mobil L300 berkapasitas satu ton dengan tandon tambahan.
Distribusi juga mendapat dukungan dari Dinas Sosial Tanjungpinang serta BPBD Provinsi Kepri dengan tambahan kapasitas hingga 15 ton air.
"Sumber air diperoleh dari sumur milik BPBD, pasokan wilayah Tanjung Moco, serta dukungan PDAM Sungai Pulai melalui koordinasi lintas perangkat daerah," papar Yamin.
Pemkot Tanjungpinang turut mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat dan bijak selama musim kemarau berlangsung, serta segera melapor apabila mengalami kesulitan air bersih agar dapat segera ditindaklanjuti.
Baca juga: Bandara Batam: Puncak arus balik Sabtu dengan 18 ribu penumpang
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
