Logo Header Antaranews Kepri

Warga Tanjungpinang shalat istisqa memohon turun hujan

Minggu, 29 Maret 2026 21:14 WIB
Image Print
Pemkot Tanjungpinang, Kepri, menggelar salat istisqa memohon hujan di lapangan Pamedan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Minggu (29/3/2026). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama unsur forkopimda dan masyarakat melaksanakan shalat istisqa berjemaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah.

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan pelaksanaan shalat istisqa merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau berkepanjangan.

"Melalui shalat istisqa ini, kita memohon pertolongan kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan dan diberikan keberkahan. Ini bagian dari ikhtiar batin yang kita lakukan bersama," kata Lis usai mengikuti shalat istisqa di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Tanjungpinang, Minggu.

Selain ikhtiar spiritual, kata Lis, Pemkot Tanjungpinang juga terus memperkuat langkah nyata dalam penanganan dampak kekeringan, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Saat ini, lanjutnya, Pemkot Tanjungpinang menyiagakan armada mobil tangki air bersih guna menjangkau wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan.

"Distribusi dilakukan setiap hari sesuai kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Lis menyebutkan sebanyak tujuh armada mobil tangki disiapkan dengan kapasitas distribusi mencapai sekitar 27 ribu liter dalam satu kali pengiriman. Armada tersebut berasal dari BPBD Kota Tanjungpinang, Dinas Sosial, BPBD Provinsi Kepri, serta BPBPK Kepri, dan masih berpotensi ditambah melalui dukungan perangkat daerah lainnya.

Lis turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara yang tidak bertanggung jawab, karena selain berdampak pada lingkungan, juga ada sanksi pidana bagi pelaku pembakaran.

"Sinergi dan kepedulian bersama sangat dibutuhkan supaya kita bisa melewati masa sulit ini dengan baik," demikian Lis.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026