Logo Header Antaranews Kepri

Amerika tolak tuntutan Iran atas kedaulatan Selat Hormuz dalam perundingan

Selasa, 31 Maret 2026 15:51 WIB
Image Print
Ilustrasi - Bendera negara Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu Ajansi/pri.

Washington (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz, dalam perundingan yang sedang berlangsung, tidak dapat diterima.

"Pengakuan kedaulatan atas Selat Hormuz bukan hanya tidak dapat diterima oleh kami, tetapi juga oleh komunitas internasional. Tidak ada negara yang akan menyetujuinya," kata Marco Rubio kepada Al Jazeera, Senin (30/3).

Baca juga: Akibat Perang, Harga BBM melonjak di Inggris

Sebelumnya, Utusan Khusus AS Steve Witkoff pada Kamis (26/3) mengatakan bahwa 15 poin rencana perdamaian telah disampaikan AS kepada Iran melalui Pakistan dan mengeklaim telah mendapat "respons positif".

Namun, Kemlu Iran menilai rencana tersebut tidak realistis. Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Iran telah mengirimkan tanggapan resmi atas proposal AS dan kini menunggu respons dari Washington.

Dalam tanggapannya, Teheran dilaporkan menuntut kompensasi berupa penghentian perang di semua garis depan yang melibatkan sekutunya di kawasan, serta pengakuan atas kedaulatannya terhadap Selat Hormuz.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rubio: Tuntutan Iran atas kedaulatan Hormuz tak dapat diterima



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026