Logo Header Antaranews Kepri

Italia gagal ke Piala Dunia 2026 seusai disingkirkan Bosnia lewat adu penalti

Rabu, 1 April 2026 06:26 WIB
Image Print
Penyerang Timnas Italia Francesco Pio Esposito bereaksi pada pertandingan final play-off jalur A Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa menghadapi Timnas Bosnia-Herzegovina di Stadion Billino Polje, Zenica, Selasa (31/3/2026) waktu setempat. (uefa.com)

Jakarta (ANTARA) - Timnas Italia kembali menelan pil pahit setelah dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Gli Azzurri harus mengakui keunggulan Bosnia-Herzegovina lewat drama adu penalti pada laga final playoff Jalur A Kualifikasi Zona Eropa di Stadion Bilino Polje, Rabu (1/4) dini hari WIB.

Kekalahan ini mencatatkan sejarah kelam bagi Italia yang harus absen dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut (2018, 2022, dan 2026). Sebaliknya, bagi Bosnia, ini adalah kesuksesan kedua mereka menembus panggung dunia setelah edisi 2014.

Bosnia selanjutnya bergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Kanada, Qatar dan Swiss.

Jalannya Pertandingan
Italia sebenarnya unggul lebih dahulu melalui Moise Kean, namun Bosnia menyamakan lewat Haris Tabakovic, demikian catatan UEFA.

Italia unggul melalui gol cepat Moise Kean pada menit ke-15. Namun, situasi berubah sulit setelah bek Alessandro Bastoni diganjar kartu merah langsung pada menit ke-41 akibat pelanggaran keras.

Unggul jumlah pemain, Bosnia sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-79 lewat gol Haris Tabakovic. Skor 1-1 bertahan hingga 120 menit laga usai, memaksa pemenang ditentukan lewat adu penalti.

Di babak penentuan, empat eksekutor Bosnia sukses menjalankan tugasnya, sementara dua penendang Italia, Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menyarangkan bola. Bosnia pun menang 4-1 dan resmi bergabung di Grup B Piala Dunia 2026 bersama tuan rumah Kanada, Swiss, dan Qatar.

Bosnia selanjutnya bergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Kanada, Qatar dan Swiss.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disingkirkan Bosnia-Herzegovina, Italia kembali gagal ke Piala Dunia



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026