
BMKG kirim tim ahli survei dampak gempa di Malut-Sulut

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengirim tim ahli ke wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut) untuk melakukan survei dampak gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo yang terjadi di kawasan tersebut, Kamis pagi.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Bidang Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan tim tersebut dalam beberapa waktu ke depan bertugas melakukan pemetaan dampak gempa serta pemantauan aktivitas susulan hingga potensi kerawanan dari daerah-daerah terdampak gempa skala tinggi itu.
“Kami di sana melakukan survei gempa merusak, termasuk pemetaan makroseismik dan mikroseismik,” kata dia, Kamis.
Baca juga https://kepri.antaranews.com/berita/254825/gempa-magnitudo-76-guncang-bitung-di-manado-terasa-kuat-waspada-tsunami
Ia menjelaskan pemetaan makroseismik dilakukan untuk mengetahui sebaran kerusakan akibat gempa, sedangkan mikroseismik digunakan untuk memonitor gempa susulan.
BMKG juga akan memasang peralatan portable seismograph pada sejumlah titik di Maluku Utara dan sekitarnya untuk memperkuat pemantauan aktivitas seismik. Data gempa mikro tersebut dinilai penting untuk menganalisis durasi dan potensi berakhirnya gempa susulan.
“Meski tidak selalu berdampak besar, gempa-gempa kecil ini menjadi indikator penting dalam analisis aktivitas seismik,” kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG kirim tim ahli survei dampak gempa di Maluku Utara-Sulawesi Utara
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
