
Liga Eropa: Braga ditahan Real Betis 1-1, gol tumit Grillitsch sia-sia

Jakarta (ANTARA) - Braga gagal memaksimalkan status tuan rumah setelah ditahan imbang 1-1 oleh Real Betis pada leg pertama perempat final Liga Europa, Rabu malam WIB. Hasil ini membuat kedua tim masih memiliki peluang sama besar untuk melaju ke semifinal, demikian yang dilansir laman resmi UEFA.
Bermain di Estadio Municipal de Braga, tuan rumah sebenarnya memulai laga dengan impian. Baru lima menit berjalan, Florian Grillitsch mencetak gol spektakuler lewat tendangan tumit (backheel) setelah menerima umpan matang Diego Rodrigo. Skor 1-0 untuk keunggulan Braga.
Real Betis hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-24 melalui sundulan Marc Bartra, namun bola hanya membentur tiang gawang. Sebelum turun minum, kiper Braga, Lukas Hornicek, juga dipaksa bekerja keras menepis sundulan jarak dekat Cucho Hernandez untuk menjaga keunggulan timnya.
Drama Penalti di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan sedikit meningkat setelah Betis memasukkan Antony. Petaka bagi Braga datang pada menit ke-60 saat Jean-Baptiste Gorby melanggar Abde Ezzalzouli di kotak terlarang.
Cucho Hernandez yang maju sebagai eksekutor penalti tidak menyia-nyiakan peluang. Ia sukses mengecoh kiper lawan dan mengubah skor menjadi 1-1. Di sisa waktu, kedua tim bermain lebih hati-hati sehingga tidak banyak peluang emas tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Susunan Pemain
Braga (3-4-3): Hornicek; Gómez, Lagerbielke, Niakaté, Arrey-Mbi; Rodrigues (Moutinho 18), Gorby, Grillitsch (Demir Ege Tknaz 84); Martínez (Dorgeles 77), Pau Victor (Gabriel Moscardo 84), Horta (Fran Navarro 77)
Real Betis (4-2-3-1): Pau Lopez; Aitor Ruibal, Bartra, Natan, Rodríguez; Fidalgo (Sergi Altimira 62), Amrabat (Antony 46), Marc Roca (Deossa 62); Fornals, Cucho Hernández (Chimy Avila 82), Abde Ezzalzouli (Riquelme 77)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Liga Europa: Braga ditahan imbang 1-1 oleh Real Betis di leg pertama
Pewarta : Hendri Sukma Indrawan
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
