
Delegasi Iran dijadwalkan ke Pakistan meski ada keraguan atas pelanggaran Israel

Islamabad (ANTARA) - Delegasi tingkat tinggi Iran akan tiba di Islamabad untuk melakukan pembicaraan dengan AS meski ada keraguan atas pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata baru oleh Israel, kata Duta Besar Iran Reza Amiri Moghadam di Islamabad, Kamis.
Islamabad akan menjadi tuan rumah pembicaraan antara delegasi dari AS dan Iran setelah gencatan senjata selama dua minggu disepakati pada Selasa malam (7/4), mengakhiri kebuntuan yang menegangkan.
“Meski ada keraguan dari opini publik Iran karena pelanggaran gencatan senjata berulang oleh rezim Israel untuk menyabotase inisiatif diplomatik, atas undangan Yang Terhormat PM Shehbaz Sharif, delegasi Iran tiba malam ini di Islamabad untuk pembicaraan serius berdasarkan 10 poin yang diusulkan oleh Iran,” kata Moghadam dalam unggahannya di X.
AS akan diwakili oleh Wakil Presiden JD Vance dan Utusan Khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, dan menantu Trump, Jared Kushner.
Sedangkan format pembicaraan masih belum diketahui.
Perkembangan itu terjadi ketika otoritas Pakistan meningkatkan langkah-langkah keamanan di ibu kota menjelang pertemuan tingkat tinggi, menutup jalan-jalan utama menuju kawasan diplomatik serta instalasi pemerintah utama, termasuk Kantor Perdana Menteri, Istana Presiden, dan Kementerian Luar Negeri.
Menurut pernyataan resmi, pembicaraan di Islamabad dijadwalkan berlangsung pada Jumat, dengan persiapan sedang dilakukan untuk pertemuan diplomatik yang diperkirakan akan dipantau ketat antara kedua pihak.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Delegasi Iran dijadwalkan ke Pakistan meski ada keraguan soal Israel
Pewarta : Cindy Frishanti Octavia
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
