Logo Header Antaranews Kepri

AS prediksi harga minyak akan memuncak karena gangguan Selat Hormuz

Selasa, 14 April 2026 12:28 WIB
Image Print
Arsip foto - Foto yang dirilis pada 21 Juli 2019 menunjukkan kapal tanker minyak Inggris Stena Impero dikelilingi oleh kapal cepat Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) di Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Xinhua/HO-ISNA/Morteza Akhoundi/aa.

Washington (ANTARA) - Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengatakan di Washington, Senin (13/4), bahwa harga minyak dapat mencapai puncaknya dalam beberapa pekan mendatang karena gangguan pengiriman melalui Selat Hormuz yang mendorong biaya energi lebih tinggi.

"Kita akan melihat harga energi akan tetap tinggi—dan mungkin bahkan melonjak—sampai kami mendapatkan lalu lintas kapal yang signifikan melalui Selat Hormuz," kata Wright dalam konferensi Semafor World Economy.

Dia menambahkan bahwa puncak harga itu mungkin akan terjadi dalam waktu dekat, seiring dengan terganggunya pasokan energi global akibat konflik yang berlangsung.

Menurut Wright, tekanan harga baru akan mereda setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran berakhir dan aliran energi kembali berjalan. Namun, dia mengingatkan penurunan harga nantinya tidak akan terjadi dengan cepat, meskipun distribusi energi mulai kembali normal.

Harapan untuk mencapai penurunan harga dengan cepat adalah hal yang tidak realistis.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: AS prediksi harga minyak akan memuncak dalam beberapa pekan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026