
Gubernur Kepri paparkan rencana pembangunan di Anambas tahun 2026

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menyatakan pemerintah provinsi memprioritaskan sejumlah program pembangunan di kabupaten kepulauan terluar, Anambas, pada tahun anggaran 2026.
Ansar menyampaikan sejumlah rencana pembangunan di Anambas tahun ini, di antaranya pembangunan dermaga apung (HDPE) di Kecamatan Palmatak senilai Rp3,57 miliar.
"Termasuk, pembangunan paving blok Balai Desa Bukit Padi, Kecamatan Jeja Timur, peningkatan Jalan Letung Pelabuna Letung, pembangunan jalan Batu Ampar-Batu Nyodong, serta pembangunan jalan Kampung Melayu-Tiangau," kata Ansar di Tanjungpinang, Kepri, Selasa.
Selain itu, menurut Ansar, yang pada Senin (13/4/2026) melakukan kunjungan kerja ke Anambas, di bidang perlindungan sosial, Pemerintah Provinsi Kepri juga terus menanggung pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi puluhan ribu nelayan dan petani. Untuk nelayan sudah tahun keempat, sedangkan untuk petani sudah memasuki tahun kedua.
"Jumlah se-Kepri sebanyak 31.304 nelayan dan 9.200 petani, sudah termasuk di Anambas," ujarnya.
Program jaminan sosial itu memberikan jaminan perlindungan, termasuk santunan serta beasiswa pendidikan bagi anak-anak peserta hingga jenjang perguruan tinggi.
Selanjutnya, ada pula program pemberdayaan ekonomi melalui pembiayaan UMKM juga terus dilaksanakan, di mana puluhan pelaku usaha di Anambas telah menerima dukungan permodalan tanpa bunga atau nol persen.
"Walaupun setiap tahun ada penyesuaian APBD, kami tetap berhemat agar bantuan-bantuan sosial masyarakat dapat diberikan," jelasnya.
Ansar menambahkan pada 2025, Pemerintah Provinsi Kepri telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp19,64 miliar untuk Kabupaten Kepulauan Anambas.
Bantuan mencakup berbagai sektor, di antaranya hibah untuk 15 rumah ibadah dengan nilai hampir Rp2 miliar, insentif keagamaan bagi guru pendidikan nonformal seperti TPQ dan MDA, penyuluh agama non-PNS, serta para pemuka agama dan mubaligh.
Selain itu, program penguatan keagamaan juga dilakukan melalui penempatan mubaligh hinterland di wilayah kepulauan.
Anambas mendapatkan delapan orang pendakwah guna membangun semangat optimisme serta memperkuat nilai keimanan masyarakat.
Lalu, pembangunan infrastruktur meliputi pembangunan jalan penghubung Batu Nyodong Desa Payalaman ke Desa Batu Ampar, kemudian pemeliharaan rutin jalan provinsi, peningkatan rekonstruksi jalan Letung–Kuala Maras, serta lanjutan penimbunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Desa Teban di Kecamatan Palmatak.
Berikutnya, perluasan jaringan listrik juga terus dilakukan di wilayah yang belum terjangkau, seperti di Dusun Elang, Dusun Penebung, dan Dusun Nuan, dengan total puluhan penerima manfaat.
Hingga tahun ini, lanjut Ansar, Pemerintah Provinsi Kepri telah memberikan bantuan pemasangan jaringan listrik bagi 1.777 rumah tangga di Kabupaten Anambas.
"Berbagai pembangunan serta bantuan yang dilaksanakan di Anambas sejalan dengan visi Kepri Maju, Makmur dan Merata," sebut Ansar.
Pewarta : Ogen
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
