Logo Header Antaranews Kepri

Ada sepeda listrik sedang isi daya, kebakaran di Jakbar tewaskan 1 keluarga

Jumat, 17 April 2026 12:55 WIB
Image Print
Petugas mengevakuasi jenazah korban kebakaran rumah di Jalan Rambutan Timur VI, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026). ANTARA/Risky Syukur.

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian mengungkapkan berdasarkan keterangan petugas pemadam, terdapat sepeda listrik yang tengah diisi daya di dalam rumah korban terkait peristiwa kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat dini hari.

"Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," kata Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan hubungan antara sepeda listrik yang tengah diisi daya itu dengan kebakaran tragis tersebut.

Oleh karena itu, kata Alex, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) akan segera mendatangi lokasi kebakaran untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), sudah dipasang police line. Sore, petugas dari Labfor dari Bogor akan menuju ke Grogol Petamburan, Tanjung Duren, untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," tutur Alex.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan saksi, polisi mengatakan kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Grogol Petamburan itu berawal dari percikan serta ledakan kabel listrik di luar rumah korban.

"Saksi mendengar bahwasannya adanya percikan yang seperti ledakan. Waktu ketika (saksi) keluar dari rumah, kabel listriknya meledak. Dia melihat kabel listriknya meledak, terus segera menghubungi pihak berwajib," ujar Alex.

Saat petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, sambung dia, api sudah merambat ke dalam rumah.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kebakaran di Jakbar, polisi sebut ada sepeda listrik sedang diisi daya



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026