Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Bintan gelar sejumlah agenda wisata internasional 2026 gaet wisman

Senin, 20 April 2026 15:40 WIB
Image Print
Sejumlah wisatawan menikmati panoraman kawasan wisata Lagoi Bay, Kabupaten Bintan, Kepri. ANTARA/Ogen

Bintan (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) siap menggelar sejumlah agenda pariwisata internasional untuk menggaet kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2026.

"Tahun ini target kunjungan wisman di Bintan 300 ribu orang, sementara realisasi kunjungan wisman tahun lalu mencapai 253 ribu orang," kata Sekretaris Disbudpar Kabupaten Bintan Sattridha Novfykar di Bintan, Senin.

Ia menyebut Bintan masih mengandalkan event sport tourism atau wisata olahraga untuk menarik lebih banyak wisatawan asing, termasuk wisata budaya lokal, alam dan kuliner.

Beberapa agenda wisata berskala internasional yang akan digelar di Bintan tahun ini, antara lain ajang OCBC Singapore Championship di bulan Juni 2026, yang diikuti para pesepeda dari Singapura.

Baca juga: Pemprov Kepri lakukan investigasi dugaan keracunan MBG di Kepulauan Anambas

Kemudian, Tour de Bintan kembali dilaksanakan pada Agustus 2026, lalu disusul Bintan Marathon pada November 2026.

Tiga kegiatan tersebut akan diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga belasan negara, mulai dari Asia sampai Eropa.

Sedangkan event-event wisata lainnya untuk mendongkrak kunjungan wisata di Bintan masih dalam tahap perencanaan.

Disbudpar optimistis prospek kunjungan wisata Bintan tahun ini semakin membaik, karena kunjungan wisata di awal 2026 menunjukkan tren peningkatan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan data BPS, kunjungan wisman per Januari-Februari 2026 naik 60 persen dibanding Januari-Februari 2025, yaitu dari 25 ribu kunjungan menjadi 40 ribu kunjungan.

Baca juga: Pemprov Kepri siapkan bantuan 60 ribu bibit cabai untuk masyarakat

Sedangkan, kunjungan wisatawan domestik juga meningkat 80 persen, yakni dari 103 ribu kunjungan menjadi 183 ribu kunjungan.

"Kami terus menggenjot sektor pariwisata sebagai salah satu sumber andalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bintan," ungkapnya.

Sattridha turut memaparkan sejumlah tantangan pariwisata Bintan ke depan, di antaranya belum ada jalur penerbangan khusus dari luar negeri langsung ke Pulau Bintan.

Kemudian, perlunya penambahan pelabuhan yang bisa langsung atau direct ke Bintan, serta menggratiskan biaya Visa on Arivval (VOA) turis dari beberapa negara, sehingga menjadi daya tarik agar orang ke Bintan.

"Kondisi ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat," katanya pula.

Baca juga:
Kompolnas: PTDH empat personel terkait Bripda NS tunjukkan langkah tegas

Kemenhaj Kepri pastikan konsumsi jamaah sesuai selera



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026