Logo Header Antaranews Kepri

Gempa dangkal di Jailolo akibat deformasi kerak bumi

Jumat, 24 April 2026 13:19 WIB
Image Print
BMKG meliris lokasi gempa yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara. ANTARA/HO-BMKG

Manado (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang terjadi di barat laut Jailolo, Maluku Utara (Malut), akibat deformasi kerak bumi.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam rilis yang dibagikan di grup percakapan BMKG dan Stakeholders di Manado, Jumat.

Gempa bumi tersebut berdampak dan dirasakan di daerah Ternate (Maluku Utara) dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah atau terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Sementara dari hasil pemodelan, kata dia, menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 12.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 5,1.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Gempa dangkal guncang Jailolo Maluku Utara pada Jumat siang



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026