Logo Header Antaranews Kepri

Polisi Terus Kejar Delapan Tahanan Kabur

Senin, 22 Juli 2013 20:28 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Jajaran Polda Kepulauan Riau masih terus mengejar delapan tahanan Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Batam yang kabur sejak Rabu (16/7).

"Kami masih terus melakukan pengejaran terhadap mereka yang masih kabur," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Agus Rohmat di Batam, Senin.

Ia mengatakan, hingga kini polisi juga masih mempelajari motif kaburnya 11 tahanan pada Rabu pagi dengan cara membobol ruangan Kepala Rutan Batam tersebut.

"Kami masih terus mempelajari untuk mengetahui motif larinya 11 tahanan tersebut. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Rutan," kata dia.

Kepala Rutan Kelas IIA Batam Anak Agung Gde Krisna mengatakan otak pelarian 11 tahanan Rumah Tahanan Kelas IIA Batam pada Rabu (16/7) pagi merupakan residivis yang sudah tiga kali masuk penjara.

"Otak dan provokatornya adalah HG, yang sudah dua kali ditahan di Batam, dan sekali di Tanjung Balai Karimun," kata dia.

Ia mengatakan pelaku sudah pernah menjalani hukuman karena kasus narkoba di Batam beberapa tahun lalu hingga akhirnya bebas.

Selanjutnya, HG melakukan kejahatan serupa di Tanjungbalai, Karimun dan sempat tertangkap petugas kepolisian setempat, kemudian ditahan lagi.

"Namun, belum selesai masa tahanannya, pelaku berhasil melarikan diri," kata Agung.

Ia mengatakan HG kembali melakukan kejahatan serupa di Batam dan tertangkap pada awal Juni 2013. Pelaku kembali masuk Rutan Baloi menunggu proses persidangan.

"Setelah berada di tahanan, dia tampak menonjol, dan mulai memprovokasi rekan-rekan satu selnya, sehingga pada Rabu pagi mereka melarikan diri," katanya.

Hingga saat ini, kata dia, HG dan tujuh tahanan lain yang semuanya tersangkut kasus narkoba masih dinyatakan buron. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026