Logo Header Antaranews Kepri

Bulog Tanjungpinang pasok komoditas pangan untuk dua gerai KDMP di Bintan

Rabu, 13 Mei 2026 22:46 WIB
Image Print
Kepala Cabang Bulog Kota Tanjungpinang Arief Alhadihaq. ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Bulog Cabang Tanjungpinang telah memasok komoditas pangan beras medium dan minyak goreng untuk dua gerai koperasi desa merah putih (KDMP) di Desa Kuala Sempang dan Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

"Saat ini kita baru bekerja sama dengan dua KDMP di Bintan. Untuk di Tanjungpinang, belum ada," kata Kepala Cabang Bulog Kota Tanjungpinang Arief Alhadihaq di kantornya, Rabu.

Arief menyebutkan Bulog rutin memasok beras medium di dua KDMP di Bintan tersebut, dengan frekuensi dua kali dalam sebulan. Untuk sekali pemasokan sebanyak satu sampai dua ton.

Sedangkan untuk pasokan minyak goreng "MinyaKita", kata dia, menyesuaikan dengan stok yang ada di gudang Bulog.

Sejauh ini, menurut Arief, serapan beras medium Bulog di KDMP cukup bagus, karena beras untuk program Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) itu mampu menjangkau titik-titik di luar jangkauan Rumah Pangan Kita (RPK) mitra Bulog.

"Jadi, dapat dipastikan keberadaan KDMP ini tidak mengganggu perputaran usaha RPK yang sudah ada, karena sasarannya memang masyarakat di luar jangkauan RPK," ujar Arief.

Selain itu, Arief memastikan harga beras medium Bulog yang dijual KDMP di Bintan masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), sebesar Rp65.500 per lima kilogram.

Pengelola KDPM juga dipastikan mendapatkan margin keuntungan dari penjualan beras medium tersebut, karena harga pengambilan beras medium di gudang Bulog sebesar Rp56.500 per lima kilogram.

"Koperasi bisa menjualnya Rp62 ribu sampai Rp64 ribu per lima kilogram atau di bawah HET, sehingga masih ada keuntungan," ungkapnya.

Arief menambahkan penyaluran beras SPHP melalui KDMP merupakan salah satu strategi Bulog memperluas penyebaran beras medium kepada masyarakat, terutama di titik-titik yang selama ini sulit terjangkau program SPHP, khususnya beras.

Kehadiran beras SPHP yang dikelola Bulog itu dapat membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau dan berkualitas baik.

"Program SPHP pun bertujuan menjaga stabilisasi harga beras sekaligus daya beli masyarakat," demikian Arief.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026