Logo Header Antaranews Kepri

Pemkot Tanjungpinang imbau beli hewan kurban berlabel SL

Rabu, 20 Mei 2026 16:27 WIB
Image Print
Sapi kurban dari luar daerah masuk ke Kota Tanjungpinang, Kepri, melalui jalur laut jelang Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (20/5/2026). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemkot Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat membeli hewan kurban yang sudah memiliki label sehat dan layak (SL) sebagai jaminan keamanan dan kelayakan konsumsi.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DPPP) Robert Lukman, Rabu, menyatakan hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, tidak diberikan label SL karena belum cukup umur atau dalam kondisi sakit hingga cacat fisik.

"Makanya, pilihlah hewan kurban yang sudah berlabel SL, karena dijamin sehat dan aman," kata Robert di Tanjungpinang.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan hewan kurban di sejumlah tempat penampungan hewan yang tersebar di wilayah Tanjungpinang. Sejak 4 sampai 19 Mei 2026, jumlah hewan kurban yang telah diperiksa mencapai 1.061 ekor sapi dan 1.386 ekor kambing.

Dia mengklaim dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya penyakit hewan menular strategis pada sapi dan kambing kurban yang diperiksa.

Menurut Robert pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh meliputi kelengkapan administrasi pemasukan hewan, gejala klinis, kelayakan umur, serta kondisi fisik dan bobot hewan.

"Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari dokter hewan, paramedik, dan petugas peternakan dengan total 10 personel di lapangan," ujarnya.

Robert menambahkan hewan kurban yang sudah diperiksa sekaligus dinyatakan sehat dan layak, langsung dilabeli dengan SL pada bagian leher hewan kurban.

Dengan demikian, ia memastikan sampai saat ini ribuan hewan kurban di Tanjungpinang sehat dan aman untuk dikonsumsi jelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026