Logo Header Antaranews Kepri

Pemprov Kepri kembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di Kabupaten Lingga

Selasa, 26 Mei 2026 12:03 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura (tengah). ANTARA/Ogen

Tanjungpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) tengah fokus mengembangkan budidaya rumput laut seluas 10 ribu hektare di perairan Kabupaten Lingga, dengan melibatkan sekitar 5.000 nelayan lokal.

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura optimistis program tersebut akan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi pesisir sekaligus memperkuat sektor kelautan berbasis masyarakat.

"Pemprov Kepri juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk pengembangan budidaya rumput laut secara bertahap," kata Nyanyang di Tanjungpinang, Selasa.

Wagub menyebutkan dari target 10 ribu hektare, saat ini sudah tersedia sekitar 500 hektare budidaya rumput laut di wilayah Lingga.

Menurutnya, skema pengelolaan rumput laut ini akan melibatkan masyarakat pesisir, di mana tiap-tiap kepala keluarga (KK) mengelola sekitar dua hektare lahan budidaya rumput laut.

Siklus panen rumput laut relatif singkat, yaitu sekitar 45 - 60 hari, dengan produktivitas hasil panen diperkirakan mencapai lima ton per hektare.

Baca juga: Pemkab Natuna lakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di 17 kecamatan

Sementara itu potensi pendapatan masyarakat/per KK dari hasil penjualan rumput laut tembus Rp8 juta hingga Rp10 juta per bulan.

"Estimasi pendapatan itu dari hasil panen dua hektare atau setara 10 ton rumput laut," ungkapnya.

Selain pengembangan budidaya, lanjut Wagub, Pemprov Kepri turut menyiapkan program hilirisasi industri rumput laut mulai dari pengolahan hingga pemasaran ekspor ke luar negeri.

Produk turunan rumput laut juga diarahkan ke berbagai sektor produk olahan, seperti kosmetik, obat-obatan, hingga bahan pangan olahan.

"Pasar ekspor rumput laut sudah ada, salah satunya Tiongkok. Kita terus menggenjot produksi dari hulu ke hilirnya," ucap Wagub Kepri.

Nyanyang meyakini pengembangan budidaya rumput laut sangat menjanjikan, terlebih geografis Kepri adalah 96 persen lautan. Selain di Lingga, potensi budidaya rumput laut tersebar di berbagai kabupaten/kota lainnya, seperti Karimun, Bintan, Batam sampai Natuna.


Baca juga: DPRD Batam nilai investasi AI data center perkuat daya saing daerah



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026