Logo Header Antaranews Kepri

Gereja Katolik di Mimika ludes terbakar, diduga akibat lupa matikan lilin altar,

Kamis, 28 Mei 2026 06:36 WIB
Image Print
Peristiwa kebakaran Gereja Katolik  Stasi Santo Fransiskus Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Rabu (27/5/2026) malam. ANTARA/HO-Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako.

Timika (ANTARA) - Gedung Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus yang berlokasi di Kampung Pomako LS RT 03, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dilaporkan ludes terbakar. Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu oleh api lilin di depan altar yang lupa dipadamkan usai digunakan untuk berdoa.

Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Pomako, Iptu Fits Gerald M. Nalohy, Rabu (27/5) mengatakan berdasarkan hasil pengumpulan informasi, pemeriksaan lokasi dan keterangan dari warga serta pengurus gereja, disimpulkan bahwa penyebab utama kebakaran adalah lilin yang tidak dipadamkan dengan baik dan diletakkan di tempat yang tidak aman.

Kapolsek menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, gumpalan asap tebal disertai nyala api pertama kali muncul dari dalam area gereja. Api dengan cepat merambat ke bagian atap dan dinding bangunan.

Konstruksi Kayu dan Air Surut Persulit Pemadaman

Kondisi angin yang bertiup cukup kencang dari arah timur membuat kobaran api melahap seluruh bangunan secara kilat. Apalagi, mayoritas konstruksi gedung gereja tersebut masih terbuat dari material yang mudah terbakar.

“Saksi langsung berteriak memanggil warga sekitar untuk segera datang membantu memadamkan api, namun karena api sudah membesar dan langsung membakar seluruh gedung gereja, karena bangunan sebagian besar terbuat dari bahan kayu, papan dan anyaman bambu yang mudah terbakar,” ujarnya.

Situasi kian diperparah karena saat kebakaran terjadi, kondisi air laut di kawasan Kampung Pomako sedang surut. Alhasil, warga setempat mengalami kesulitan akses air untuk melakukan tindakan pemadaman darurat secara mandiri. Api baru berhasil dikendalikan setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan lokalisasi api.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian materi yang dialami pihak pengurus gereja ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Adapun fasilitas dan aset yang ikut hangus terbakar meliputi bangunan gereja, meja altar, kursi ibadah, buku-buku lagu jemaat, dan seluruh perlengkapan liturgi

Warga berharap dapat bantuan untuk pembangunan kembali gedung gereja sebagai tempat ibadah umat di Kampung Pomako



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus di Mimika terbakar



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026