Logo Header Antaranews Kepri

Iran balas serangan AS targetkan pangkalan udara di Kuwait

Kamis, 28 Mei 2026 16:05 WIB
Image Print
Warga menghadiri upacara pemakaman Alireza Tangsiri, komandan utama Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang merupakan korban serangan udara Amerika dan Israel di Teheran, Iran, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/Xinhua/Shadati)

Washington (ANTARA) - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan telah menargetkan pangkalan udara AS di Kuwait, sebagai balasan atas serangan udara yang dilancarkan Washington di dekat Bandara Bandar Abbas, Iran selatan.

Menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, IRGC mengatakan serangan balasan itu terjadi pada pukul 04.50 pagi waktu setempat (08.20 WIB), beberapa jam setelah apa yang mereka sebut sebagai serangan AS di titik dekat bandara kota pelabuhan, menggunakan proyektil udara.

"Tanggapan ini adalah peringatan serius agar musuh tahu bahwa agresi tidak akan dibiarkan begitu saja, dan jika diulangi, respons kami akan lebih tegas," kata IRGC, Kamis (27/5).

Sejauh ini, belum diperoleh tanggapan langsung dari pihak militer AS.

Sebelumnya, seorang pejabat AS mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan AS menembak jatuh empat drone Iran yang menimbulkan ancaman di dekat Selat Hormuz serta menyerang stasiun kendali darat Iran di Bandar Abbas yang sedang bersiap untuk meluncurkan drone kelima.

Serangan terbaru ini terjadi setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) awal pekan ini mengkonfirmasi serangkaian serangan sebelumnya di Iran selatan yang menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang diduga mencoba memasang ranjau.

Iran mengutuk serangan tersebut sebagai "pelanggaran berat terhadap gencatan senjata.”

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran balas serangan AS dengan targetkan pangkalan udara di Kuwait



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026