
TNI AD pastikan tindak tegas prajurit lakukan pelanggaran

Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memastikan akan menindak tegas prajurit yang kedapatan melanggar etik ataupun pidana.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menanggapi banyaknya kasus melibatkan personel TNI AD yang viral di media sosial.
"Bahwa kami tidak membela pelanggaran, tidak defensif secara berlebihan dari tindakan yang sudah dilakukan, kami berupaya menunjukkan ketegasan institusi namun juga mengajak publik untuk berpikir objektif," kata Donny saat jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Menurut Donny sejauh ini pihaknya telah memberikan tindakan tegas kepada para prajurit yang telah terbukti melanggar hukum. Beberapa kasus pun sudah sampai di meja pengadilan dan proses sidangnya bisa dipantau langsung oleh masyarakat.
Kendati demikian, Donny mengharapkan masyarakat tidak serta merta melihat bahwa seluruh prajurit TNI AD selalu terlibat dengan kasus pidana.
Menurut dia jumlah prajurit yang melanggar hukum jauh lebih sedikit dibandingkan dengan prajurit yang benar-benar bekerja untuk membantu rakyat.
"Banyak tugas kemanusiaan tidak terekspos media, jangan sampai ribuan pengabdian prajurit tertutupi hanya oleh tindakan segelintir oknum," ujar Donny.
Oleh karena itu, Donny mengharapkan masyarakat bisa lebih objektif melihat hal tersebut dan tidak mengambil kesimpulan buruk tentang TNI AD.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AD pastikan tindak tegas prajurit yang lakukan pelanggaran
Pewarta : Walda Marison
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
