
Rupiah melemah dipicu harga minyak fluktuatif

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah pada penutupan perdagangan hari ini melemah 35 poin atau 0,20 persen jadi Rp17.881 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.846 per dolar AS.
Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan ini disebabkan harga minyak yang sangat fluktuatif.
“Harga minyak tetap sangat fluktuatif dalam beberapa sesi terakhir karena pasar bereaksi terhadap berita utama yang saling bertentangan seputar negosiasi gencatan senjata,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Untuk diketahui, sentimen pasar sempat membaik pasca muncul laporan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai draf kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari, sementara negosiasi terus berlanjut mengenai program nuklir Iran dan isu-isu keamanan regional.
Prospek gencatan senjata ini mengurangi kekhawatiran atas kekurangan pasokan langsung dan mendukung harapan bahwa aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz dapat secara bertahap kembali normal. Namun, lalu lintas melalui jalur air strategis tersebut tetap jauh di bawah tingkat sebelum konflik, sehingga premi risiko geopolitik tetap berdampak ke pasar minyak.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level Rp17.883 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.789 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah melemah seiring harga minyak sangat fluktuatif
Pewarta : M Baqir Idrus Alatas
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
