Logo Header Antaranews Kepri

Arsenal gagal Juara, Mikel Arteta akui PSG sebagai tim terbaik di dunia

Minggu, 31 Mei 2026 06:07 WIB
Image Print
Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (arsenal.com)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dengan jantan memberikan pengakuan bahwa Paris Saint-Germain (PSG) merupakan tim terbaik di dunia saat ini. Pernyataan tersebut dilontarkan sang juru taktik usai The Gunners dipaksa menyerah pada partai final Liga Champions musim ini.

Arsenal harus mengubur impian untuk merengkuh trofi Si Kuping Besar pertama mereka setelah takluk 3-4 lewat babak adu penalti menyusul hasil imbang 1-1 sepanjang 120 menit dalam laga ketat di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5) dini hari WIB.

"Saya mengucapkan selamat kepada PSG, khususnya Luis (Enrique), karena menurut saya mereka adalah tim terbaik di dunia," ujar Arteta pascapertandingan seperti diwartakan oleh TNT Sports.

"Apa yang mampu mereka lakukan dengan bola dan aksi individual, saya belum pernah melihatnya. Bukan soal rencana bermain dalam situasi tertentu ketika tidak menguasai bola, tetapi mereka memaksa Anda bermain seperti itu. Jadi pujian lebih besar pantas diberikan kepada para pemain mereka," tambahnya.

Kemenangan ini memastikan PSG sukses merengkuh gelar juara Liga Champions kedua mereka secara beruntun (back-to-back), sekaligus menegaskan dominasi mutlak raksasa Prancis tersebut di kompetisi elite Benua Biru.

Arteta mengaku hanya merasakan kekecewaan setelah gagal membawa Arsenal mengangkat trofi Eropa. Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya belum berada pada level yang sama dengan PSG, terutama dalam penguasaan bola dan kualitas permainan.

Sepanjang laga berjalan, Bukayo Saka dan kolega terus dipaksa berada di bawah tekanan. Arsenal tercatat hanya mengemas penguasaan bola di bawah 25 persen akibat gempuran bertubi-tubi dari barisan penyerang Les Parisiens.

Meski begitu, Arsenal sempat mengejutkan lewat gol kilat Kai Havertz di awal babak pertama, sebelum akhirnya Ousmane Dembele menyamakan kedudukan via eksekusi penalti di paruh kedua. Gol penyeimbang Dembele tersebut bahkan membuat PSG sukses menyamai rekor gol terbanyak kompetisi dengan koleksi 45 gol dalam satu musim Liga Champions.

Di samping memuji sang lawan, Arteta sempat menyoroti momentum krusial saat pemain pengganti Noni Madueke dijatuhkan di area terlarang ketika skor masih sama kuat 1-1, namun wasit tidak bergeming memberikan hadiah penalti untuk Arsenal. Kendati demikian, ia memilih berlapang dada menerima hasil akhir dan enggan menjadikannya sebagai alasan utama kekalahan.

Menuju level tertinggi Eropa

Laga di Budapest ini menjadi penampilan kedua sepanjang sejarah Arsenal di final Liga Champions setelah terakhir kali menapakinya 20 tahun silam saat ditumbangkan Barcelona di Paris.

Dalam kurun waktu hampir tujuh tahun masa baktinya di Emirates Stadium, Arteta terbukti sukses mengembalikan status Arsenal sebagai kekuatan utama di kompetisi domestik, termasuk menyudahi dahaga juara Liga Inggris selama 22 tahun. Namun untuk berbicara banyak di level Eropa, ia menyadari masih ada pekerjaan besar yang harus segera dibenahi.

"Perkembangan yang kami alami dalam beberapa tahun terakhir harus kami ulangi lagi karena level kompetisi meningkat setiap musim," ujar Arteta.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Arteta akui PSG terbaik di dunia setelah juarai Liga Champions



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026