Logo Header Antaranews Kepri

Pemkab Natuna tambah satu SMP di Pulau Selaut

Kamis, 4 Juni 2026 15:46 WIB
Image Print
Siswa SMP 4 Bunguran Barat memulai kegiatan belajar mengajar pada 2026. ANTARA/HO-Polres Natuna

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menambah satu sekolah menengah pertama (SMP) di Pulau Selaut, salah satu pulau penyangga daerah itu, guna memperluas akses pendidikan bagi masyarakat setempat.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Natuna Umar Wirahadi Kusuma di Natuna, Kamis, mengatakan sekolah baru tersebut di Desa Selaut, Kecamatan Bunguran Barat, dengan diberi nama SMP Negeri 4 Bunguran Barat.

Sekolah itu mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kehadiran SMP 4 Bunguran Barat dinilai mendesak karena Pulau Selaut selama ini belum memiliki SMP. Para siswa daerah itu yang telah menyelesaikan sekolah dasar harus berpindah ke daerah lain untuk melanjutkan ke SMP.

“Kalau tamat mereka pindah, karena tidak memungkinkan kalau mau pulang pergi. Dengan kondisi geografis yang dipisahkan lautan seperti itu, risikonya cukup tinggi,” katanya.

Ia menjelaskan untuk sementara kegiatan belajar mengajar memanfaatkan bangunan sekolah dasar di desa tersebut sambil menunggu pembangunan gedung permanen.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027 dibuka satu rombongan belajar (rombel) dengan mempertimbangkan jumlah lulusan SD di wilayah setempat.

Selain di Selaut, Pemkab Natuna pada Tahun Ajaran 2026/2027 juga mulai mengoperasikan SMP Negeri 4 Bunguran Timur di Kelurahan Ranai Darat.

Kehadiran sekolah tersebut bertujuan mengakomodasi tingginya jumlah lulusan sekolah dasar dan sederajat di wilayah itu, sekaligus memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat setempat.

Berbeda dengan SMP di Selaut, sekolah di Ranai Darat ini sudah memiliki gedung sendiri. Untuk rombongan belajar yang dibuka tiga kelas.

“Kami membuka satu rombel terlebih dahulu. Untuk pembangunan gedung khusus SMP diupayakan pada 2027, namun pelaksanaannya tetap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah,” ujar Umar.



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026