Logo Header Antaranews Kepri

Festival seabad Jam Gadang tampilkan lukisan kaligrafi China Muslim sepanjang 100 meter

Jumat, 5 Juni 2026 12:15 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis dan Bunda Literasi Sumatera Barat Harneli Mahyeldi menyaksikan karya seni kaligrafi hasil karya seniman Internasional Prof. Yusuf Liu Baojun, Jumat (5/6/2026). ANTARA/Al Fatah.

Bukittinggi,- (ANTARA) - Lukisan Kaligrafi China Muslim sepanjang 100 meter karya seniman Prof. Yusuf Liu Baojun dipamerkan di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, dalam rangkaian kegiatan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) satu abad Jam Gadang.

Pameran kaligrafi karya Prof. Yusuf Liu Baojun menjadi salah satu unggulan dalam rangkaian perayaan 100 Tahun Jam Gadang dan IMLF sekaligus menjadi ruang pertemuan antara seni, literasi, budaya, dan nilai-nilai spiritual, yang dapat dinikmati masyarakat luas

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis di Bukittinggi, Jumat, mengapresiasi Yusuf Liu atas dedikasi dan kontribusinya dalam menghadirkan karya seni kaligrafi Islam yang bernilai tinggi.

Baca juga: Pemkab Natuna kampanye perlindungan bumi sambut hari lingkungan hidup sedunia

“Makna-makna suci yang terkandung dalam Al Quran dapat diungkapkan melalui karya kaligrafi yang megah dan penuh estetika. Pameran ini tidak hanya menunjukkan kekayaan seni Islam yang luar biasa, tetapi juga menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata Bukittinggi sebagai pusat peradaban dataran tinggi Minangkabau,” katanya.

Prof. Yusuf Liu Baojun dikenal sebagai penulis dan seniman kaligrafi internasional asal China yang kini menetap di Malaysia, hingga saat ini telah menghasilkan sedikitnya 37 judul buku dan ratusan karya seni.

Karyanya dipajang di Ruang Rapat Istana Bung Hatta, Kota Bukittinggi. Sebelumnya ia juga pernah memperagakan pembuatan kaligrafi sepanjang 25 meter dalam ajang Wara-Wiri Festival Ekonomi Kreatif (Feskraf) di Jakarta.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kaligrafi China Muslim panjang 100 meter tampil di Festival Jam Gadang



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026