Logo Header Antaranews Kepri

Hasto soroti pelemahan rupiah dan korupsi

Sabtu, 6 Juni 2026 22:06 WIB
Image Print
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto pimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni di Halaman Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026). (ANTARA/HO-PDIP)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah dan praktik korupsi yang masih terjadi saat memperingati hari lahir Presiden pertama RI Soekarno ke-125.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, Hasto menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari tata kelola pemerintahan yang belum berjalan dengan baik.

"Melemahnya rupiah, turunnya indeks harga saham, dan geliat sektor riil yang mengalami tekanan, serta berbagai kasus korupsi atas kebijakan populis adalah buah tata kelola negara yang tidak berjalan baik," kata Hasto.

Menurut dia kondisi tersebut juga dipengaruhi lemahnya sistem hukum yang dapat memunculkan berbagai praktik ketidakadilan.

Oleh karena itu, Hasto mengingatkan kembali semangat Soekarno sebagai proklamator dalam melawan kolonialisme dan ketidakadilan.

"Bung Karno menegaskan bahwa yang dilawan rakyat Indonesia bukanlah orang-orang Belanda, melainkan suatu nafsu yang menghisap dan menyengsarakan," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hasto soroti pelemahan rupiah dan korupsi saat peringatan Bung Karno



Pewarta :
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026