
Hasto soroti pelemahan rupiah dan korupsi

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah dan praktik korupsi yang masih terjadi saat memperingati hari lahir Presiden pertama RI Soekarno ke-125.
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, Hasto menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari tata kelola pemerintahan yang belum berjalan dengan baik.
"Melemahnya rupiah, turunnya indeks harga saham, dan geliat sektor riil yang mengalami tekanan, serta berbagai kasus korupsi atas kebijakan populis adalah buah tata kelola negara yang tidak berjalan baik," kata Hasto.
Menurut dia kondisi tersebut juga dipengaruhi lemahnya sistem hukum yang dapat memunculkan berbagai praktik ketidakadilan.
Oleh karena itu, Hasto mengingatkan kembali semangat Soekarno sebagai proklamator dalam melawan kolonialisme dan ketidakadilan.
"Bung Karno menegaskan bahwa yang dilawan rakyat Indonesia bukanlah orang-orang Belanda, melainkan suatu nafsu yang menghisap dan menyengsarakan," ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hasto soroti pelemahan rupiah dan korupsi saat peringatan Bung Karno
Pewarta : Walda Marison
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
