Logo Header Antaranews Kepri

Polisi sebut ada 23 adegan diperagakan oleh tersangka terkait kasus kekerasan daycare

Selasa, 9 Juni 2026 16:25 WIB
Image Print
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Risky Adrian usai rekonstruksi tindak pidana kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Selasa (9/6/2026). ANTARA/Hery Sidik

Yogyakarta (ANTARA) - Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Yogyakarta Komisaris Polisi Risky Adrian mengatakan ada 23 reka adegan diperagakan para tersangka dalam rekonstruksi tindak pidana kekerasan anak yang terjadi di Daycare Little Aresha, Sorosutan Umbulharjo.

Kompol Risky Adrian yang ditemui usai rekonstruksi di Yogyakarta, Selasa, mengatakan sebanyak 23 adegan tersebut diperagakan selama proses rekonstruksi selama kurang lebih 3,5 jam, sejak pukul 10.00 WIB hingga selesai pukul 13.30 WIB.

"Tadi memakan waktu rekonstruksi selama tiga jam setengah, yang mana awalnya ada 17 adegan. Namun, dari hasil pendalaman jaksa dan penyidik, ada penambahan enam adegan, jadi kurang lebih totalnya ada sebanyak 23 adegan," katanya.

Baca juga: Orang tua korban kasus daycare luapkan kemarahan ke 13 pelaku

Risky mengatakan dari hasil rekonstruksi juga terlihat jelas bahwa ada niatan dari para tersangka yang memang sudah disengaja, bahkan sudah ada instruksi dari ketua yayasan tempat pengasuhan anak tersebut.

Ia mengatakan sebanyak 23 adegan dalam rekonstruksi tersebut diperankan dari sejak orang tua mengantarkan anak ke Daycare Little Aresha, sampai adegan terakhir ketika penjemputan anak oleh para orang tuanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kasus kekerasan daycare Yogyakarta, tersangka peragakan 23 adegan rekonstruksi



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026