Logo Header Antaranews Kepri

Komite Kemanusiaan Batam Kutuk Kekerasan Militer Mesir

Minggu, 18 Agustus 2013 18:53 WIB
Image Print

Batam (Antara Kepri) - Komite Kemanusiaan Kota Batam, Kepulauan Riau, mengutuk kekerasan militer Mesir terhadap rakyat yang memprotes penggulingan Presiden Muhammad Mursi.

Aksi yang dilakukan sejak Minggu pagi di depan Lapangan Engku Putri Kota Batam melibatkan kaum perempuan dan anak-anak.

"Kami mengutuk pembantaian militer Mesir terhadap rakyat di sana. Kami juga meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersikap tegas dan tidak hanya menyampaikan keprihatinan," kata Ketua Komite Kemanusiaan untuk Rakyat Mesir Kota Batam, Anizul Maidi.

Mereka juga menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Amnesti Internasional menindak para pelaku kejahatan kemanusiaan di Mesir.

"Ribuan orang meninggal dan puluhan ribu lainnya terluka. PBB harus bertindak terhadap kasus ini," kata dia.

Masyarakat Muslim juga menyerukan pada pegiat hak asasi manusia di Indonesia untuk menyuarakan pelanggaran yang dilakukan militer Mesir.

Mereka juga meminta Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan organisasi Islam lain di Indonesia untuk memberikan bantuan bagi para korban.

"Kami juga menyerukan bagi masyarakat Muslim Indonesia untuk mendoakan agar kondisi Mesir segera kondusif dan terhindar dari konflik yang lebih besar," kata dia.

Dalam aksinya, mereka juga menggelar teatrikal yang menggambarkan kekerasan militer terhadap rakyat Mesir.

Aksi serupa pada Jumat (16/8) dilakukan organisasi Islam seperti KAMMI, HMI, ITJIL, di Simpang Jam Kota Batam. (Antara)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026