Logo Header Antaranews Kepri

RI-Singapura perkuat kerja sama energi hijau di Batam, Bintan, Karimun

Rabu, 10 Juni 2026 06:26 WIB
Image Print
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) dan Wakil Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong (kanan) saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/6/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Singapura memperkuat kerja sama ekonomi di bidang investasi, ekonomi digital, hingga energi hijau, utamanya di di kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) yang menjadi salah satu fokus utama kolaborasi ekonomi kedua negara.

“Kerja sama di BBK pada 2025 mencatat investasi sebesar 5,7 miliar dolar AS dan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa.

Dikatakannya, komitmen kerja sama Indonesia dan Singapura tersebut telah ditegaskan dalam Pertemuan Menteri ke-16 Six Bilateral Economic Working Groups Ministerial Meeting (6WG MM) yang digelar di Jakarta, Senin (9/6).

Pertemuan itu dipimpin bersama oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Perdana Menteri Singapura merangkap Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong.

Airlangga mengatakan, pengembangan kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam juga terus diperluas dengan cakupan wilayah yang bertambah dari delapan menjadi 22 pulau. Selain itu, Nongsa Digital Park akan terus dikembangkan untuk mendukung ekspansi ekonomi digital.

Sementara pada sektor ekonomi hijau, kedua negara mencatat kemajuan melalui pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) hasil kerja sama Sembcorp dan PT Sumber Energi Surya Nusantara (SESNA).

Proyek yang ditargetkan ramping tahun depan tersebut akan menjadi salah satu proyek PLTS skala utilitas terbesar di Indonesia dengan kapasitas 200 megawatt (MW) yang dilengkapi sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 80 megawatt hour (MWh).

Dalam pernyataan bersama, kedua negara menyebut kawasan BBK tengah diarahkan menjadi pusat ekonomi digital regional melalui berbagai investasi pusat data yang sedang berjalan.

Beberapa proyek yang tengah dikembangkan antara lain ekspansi KEK Nongsa, investasi pusat data oleh DayOne dan PT Equator Gate System di Batam, serta DCI Indonesia di Bintan.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: RI-Singapura perkuat kerja sama investasi hingga energi hijau



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026