
Ginting terhenti di babak pertama Australian Open

Jakarta (ANTARA) - Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting terhenti pada babak 32 besar Australian Open 2026 setelah takluk dari wakil China Dong Tian Yao 15-21, 15-21 di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Rabu.
Ginting mengakui lawannya tampil lebih baik, terutama setelah mengubah strategi permainan yang membuat dirinya kesulitan keluar dari tekanan.
"Memang hari ini lawan bisa bermain lebih baik dibanding saya. Dari pertama sempat unggul juga tapi dia coba buat mengubah strategi dan pola permainan, dia lebih menekan dan saya nggak bisa keluar dari tekanan," kata Ginting dalam keterangan PBSI setelah pertandingan.
Selain gagal menjaga keunggulan, Ginting mengungkapkan banyaknya kesalahan sendiri pada poin-poin penting menjadi salah satu faktor yang membuatnya tidak mampu membalikkan keadaan.
"Selain itu, saya banyak melakukan kesalahan sendiri apalagi waktu poin-poin yang menentukan. Jadi waktu unggul, waktu poinnya sama dan poin-poin kritis, kurang bisa memegang permainan dengan baik," ujar dia.
Pada gim pertama, Ginting sempat berusaha mengimbangi permainan Dong, namun tekanan yang diberikan pemain China itu membuat perolehan angka mulai menjauh. Ginting beberapa kali kehilangan kesempatan untuk keluar dari situasi sulit karena kesalahan sendiri.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ginting terhenti babak pertama di Australian Open 2026
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
