
Pertamina tambah satu SPBU Kompak di Natuna, perluas akses BBM

Natuna (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga menambah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap program BBM Satu Harga di wilayah terdepan Indonesia.
Sales Area Manager Ritel Kepulauan Riau Bagus Handoko di Natuna, Rabu, mengatakan SPBU Kompak dirancang untuk melayani kebutuhan masyarakat di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Calon SPBU Kompak itu, berada di Jalan Wan Lempang, Ranai.
"Saat ini masih dalam proses menunggu persetujuan perizinan di tingkat regional. Satu atau satu setengah tahun lagi beroperasi," katanya.
Ia menjelaskan Pertamina bersama berbagai pihak terus melakukan pemetaan kebutuhan energi di Natuna guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang berada di wilayah yang relatif jauh dari pusat kabupaten.
Baca juga: 150 warga binaan Rutan Batam ikuti tes HIV/AIDS
Selain rencana pembangunan SPBU Kompak di Ranai, Pertamina juga mencatat adanya potensi pembangunan fasilitas serupa di wilayah Kecamatan Bunguran Batubi. Namun, rencana tersebut masih memerlukan kajian dan belum memasuki proses pengajuan perizinan.
Menurut Bagus, pembangunan SPBU di daerah dapat diinisiasi oleh investor maupun pemerintah melalui dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan tetap memperhatikan aspek kebutuhan masyarakat dan kelayakan usaha.
Saat ini infrastruktur penyaluran BBM di Natuna terdiri atas satu SPBU reguler, enam SPBU nelayan, dua SPBU mini, enam SPBU Kompak, dua agen minyak tanah, serta 152 pangkalan minyak tanah yang tersebar di berbagai wilayah.
"Ada titik potensial untuk di bangun SPBU, tepatnya di wilayah Batubi. Harapannya kita bisa tambah lembaga penyalur di sana, untuk mendekatkan akses bagi masyarakat," ujar Bagus.
Baca juga: Prakiraan cuaca Kepri, BMKG: Waspada hujan petir di Bintan dan Natuna
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
