Logo Header Antaranews Kepri

Hasil Piala Dunia: Afsel kalah 2-0, pelatih pertanyakan kartu merah kedua

Jumat, 12 Juni 2026 06:49 WIB
Image Print
Pesepak bola Tim Nasional Afrika Selatan Mbekezeli Mbokazi (tengah) terjatuh saat berebut bola dengan dua pesepak bola Tim Nasional Meksiko Erik Lira (kiri) dan Roberto Alvarado dalam laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Mexico City, Meksiko, Kamis (11/6/2026). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/sgd

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Timnas Afrika Selatan, Hugo Broos, menyayangkan keputusan wasit yang membuat timnya harus menyudahi pertandingan dengan sembilan pemain saat takluk 0-2 dari Meksiko pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Jumat (12/6/2026).

Dalam laga bertensi tinggi tersebut, skuad berjuluk Bafana Bafana harus kehilangan dua pilar penting mereka, yakni Sphephelo Sithole dan Themba Zwane, yang sama-sama diganjar kartu merah langsung oleh pengadil lapangan.

“Sedikit disayangkan kami harus mengakhiri pertandingan ini dengan sembilan pemain,” ujar Hugo Broos sebagaimana dikutip dari BBC, Jumat.

Kehilangan dua pemain sekaligus diakui Broos menjadi pukulan telak yang membuat anak asuhnya kian kesulitan untuk mengejar ketertinggalan dua gol dari sang tuan rumah.

Juru taktik asal Belgia tersebut memilih untuk tidak banyak berkomentar mengenai kartu merah pertama yang diterima oleh Sphephelo Sithole. Kendati demikian, Broos secara terbuka mempertanyakan keabsahan keputusan wasit yang berujung pada pengusiran Themba Zwane usai peninjauan VAR.

“Untuk kartu merah pertama saya rasa tidak banyak yang perlu dikatakan. Namun, untuk kartu merah kedua, menurut saya pemain Meksiko menghalangi pemain kami. Situasi seperti itu bisa saja terjadi, tetapi wasit mengambil keputusan yang berbeda,” kata Broos menjelaskan sudut pandangnya.

Evaluasi

Terlepas dari hasil minor dan kerugian akibat sanksi kartu, Broos tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap performa kolektif anak asuhnya. Ia menilai Afrika Selatan tampil cukup solid dalam meredam agresivitas Meksiko, yang tampil di hadapan dukungan penuh puluhan ribu suporter fanatiknya.

Bahkan, menurut pengamatan Broos, organisasi pertahanan timnya sempat membuat barisan penyerang El Tri frustrasi dan kesulitan mencari celah.

“Saya pikir tim saya memainkan pertandingan yang bagus. Pada beberapa momen, Meksiko bahkan terlihat kesulitan menemukan ruang. Secara keseluruhan kami tampil cukup baik,” ucapnya menambahkan.

Namun, Broos menggarisbawahi satu kelemahan yang wajib dibenahi menjelang laga berikutnya, terutama ketika timnya menguasai bola.

“Satu hal yang harus lebih baik pada pertandingan berikutnya adalah saat kami menguasai bola. Hari ini kami tidak cukup baik dalam aspek itu dan kami harus bekerja lebih keras untuk memperbaikinya,” tutur Broos memungkasi.

Kekalahan di laga perdana ini menempatkan Afrika Selatan untuk sementara waktu di posisi dasar klasemen Grup A. Skuad Bafana Bafana kini dituntut untuk segera bangkit dan mengamankan poin penuh pada pertandingan selanjutnya demi menjaga asa lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelatih Afrika Selatan sayangkan timnya akhiri laga dengan 9 pemain



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026